Selasa, 14 April 2026

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, Mahfud MD Singgung Ucapan Luhut Soal OTT

Presiden Jokowi memanggil Kapolri, Jaksa Agung dan Menko Polhukam terkait indeks persepsi korupsi yang anjlok, termasuk pernyataan Luhut soal OTT.

Tribunnews
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. Ia mengungkap Presiden Jokowi menggelar pertemuan intern antara dirinya, Kapolri, Jaksa Agung dan Ketua KPK terkait turunnya indeks persepsi korupsi (IPK) di Indonesia. Termasuk meninggung pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan soal OTT KPK. 

"Kalau tanggapan presiden tentang pernyataan-pertanyaan pejabat seperti Pak Luhut dan yang lain-lain itu nanti biar presiden yang akan menyampaikan apakah itu tepat apa tidak," ujar Mahfud.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat Presiden Jokowi juga akan kembali memanggilnya untuk memberikan arahan dalam merespons anjloknya IPK Indonesia.

"Nanti arahan khusus presiden itu mungkin 2 atau 3 hari ke depan untuk menyikapi ini secara lebih formil, melembaga dan bernegara. Yang jelas kami akan terus berperang melawan korupsi," kata Mahfud MD.

Sebelumnya, Luhut sempat melontarkan pernyataan agar KPK tidak sering-sering melakukan OTT karena memberikan citra yang jelek bagi Indonesia.

Luhut justru mendorong digitalisasi di berbagai sektor guna mencegah terjadinya praktik korupsi yang dapat berujung pada OTT.

"Karena ini mengubah negeri ini, kita enggak usaha bicara tinggi-tinggilah, kita OTT-OTT itu kan enggak bagus sebenarnya, buat negeri ini jelek banget. Ya kalau hidup-hidup sedikit bisa lah. Kita mau bersih-bersih amat di surga sajalah kau. Jadi KPK pun jangan pula sedikit-sedikit tangkap-tangkap, itu. Ya lihat-lihatlah, tetapi kalau digitalisasi ini sudah jalan, menurut saya, (koruptor) enggak akan bisa main-main," kata Luhut di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2022).(TribunBatam.id) (Kompas.com/Ardito Ramadhan)

Sumber: Kompas.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved