RAMADHAN

Muhammadiyah Tetapkan Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah 1444 H

Penetapan Ramadan oleh PP Muhammadiyah didasarkan pada metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal, bukan Hisab 'Urfi. 

Freepik.com
Ilustrasi Ramadhan. 

"Jadi syarat pertama sudah terpenuhi. Tercapainya satu putaran sinodis, itu terjadi sebelum matahari tenggelam. Jadi karena terjadinya itu pada pukul waktu tersebut, maka hari tenggelam besok sore, jadi jauh sekali. Jadi syarat kedua sudah terpenuhi," imbuh Anwar.

Untuk syarat ketiga, menurut Anwar ketika matahari terbenam keesokan harinya, bulan masih di atas ufuk belum tenggelam. Artinya, matahari lebih dulu tenggelam, sebelum bulan. Syarat ini dipenuhi pada hari Rabu Pahing, 22 Maret 2023.

"Oleh karena itu, 1 Ramadan jatuh pada 23 Maret 2023. Jadi tidak soal terlihat dan tidak terlihatnya, yang penting posisi geometris itu telah terpenuhi. Itu lah metode penetapannya yang disebut dengan istilah Hisab Hakiki dengan kriteria Wujudul Hilal," paparnya.

"Untuk Ramadan besok, menurut perhitungan di atas kertas itu Insyaallah sama di seluruh Indonesia," katanya.

Sedangkan soal kemungkinan terjadinya perbedaan di bulan Syawal dan Zulhijah, bisa terjadi karena menurut kriteria Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapore (MABIMS) ditentukan bahwa tinggi bulan sekurang-kurangnya 3 derajat dan untuk elongasi atau jarak bulan dan matahari, 6,4 derajat.

"Itu belum terpenuhi untuk dapat dilihat. Itu kriteria MABIMS untuk hilal dapat dilihat. Kalau kriteria itu belum terpenuhi, berarti tidak dapat dilihat.

Baca juga: 1 Ramadhan 1444 H Pada Kamis 23 Maret, Muhammadiyah dan Pemerintah Kemungknan Sama

Baca juga: Doa Menyambut Bulan Suci Ramadhan 2023 Bahasa Arab, Latin Lengkap dengan Artinya

Karena belum dapat dilihat, maka menurut kriteria MABIMS keesokan harinya belum terpenuhi syarat untuk memasuki bulan baru.

Sedangkan menurut kriteria Wujudul Hilal yang tidak berpatokan kepada penampakan yaitu tidak terlihat dan terlihatnya, maka keesokan harinya sudah memasuki bulan baru," terangnya.

Begitu pula untuk perbedaan penetapan bulan Zulhijah.

Muhammadiyah lebih dulu memasuki Bulan Zulhijah, di saat kriteria MABIMS belum memasuki bulan Zulhijah.

(*/TRIBUNBATAM.id)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved