Rabu, 8 April 2026

KESEHATAN

Bau Mulut, 4 Kondisi bila Konsumsi Bawang Putih Terlalu Banyak

Selain manfaat yang dimiliki bawang putih dari kandungannya ternyata mengonsumsinya terlalu banyak bisa menyebabkan beberapa kondisi sebagai berikut

SRIPOKU.COM/Bejo
Ilustrasi - Selain manfaat yang dimiliki bawang putih dari kandungannya ternyata mengonsumsinya terlalu banyak bisa menyebabkan beberapa kondisi sebagai berikut 

TRIBUNBATAM.id - Untuk banyak orang Indonesi bawang putih adalah hal wajib dalam setiap makanan.

Bahkan ada pula yang mengonsumsi bawang putih secara langsung.

Populernya bawang putih tak lepas dari khasiat yang terkandung di dalamnya.

Itu sebabnya bawang putih tidak cuma dipakai sebagai bumbu dapur saja, tetapi juga untuk obat herbal.

Namun yang perlu diketahui mengonsumsi bawangb putih terlalu banyak bisa menyebabkan efek samping.

Di bawah ini telah dirangkum efek samping bila memakan bawang putih terlalu banyak.

1. Meningkatkan risiko perdarahan

Salah satu efek samping yang paling serius dari makan terlalu banyak bawang putih adalah peningkatan risiko pendarahan, terutama bagi yang mengonsumsi obat pengencer darah atau menjalani operasi.

Ini karena bawang putih memiliki sifat antitrombotik, yang berarti dapat mencegah pembentukan gumpalan darah.

Meski efek samping pendarahan yang disebabkan oleh bawang putih jarang terjadi, satu kasus melaporkan seseorang mengalami peningkatan pendarahan setelah makan 12 g bawang putih atau kira-kira 4 siung per hari secara rutin sebelum operasi.

Baca juga: Makanan untuk Kesehatan Otak, Ada Ikan hingga Kacang-kacangan

Baca juga: 5 Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan Rambut, Atasi Ketombe hingga Kerontokan

Jadi, penting untuk berbicara dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen bawang putih.

Jika sedang mengonsumsi obat apa pun atau akan menjalani operasi, sebaiknya juga berkonsultasi dengan ahli kesehatan sebelum mengonsumsi bawang putih.

2. Napas bau

Bawang putih mengandung berbagai senyawa belerang, yang sering dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatannya.

Namun, senyawa ini dapat menyebabkan bau mulut, terutama jika dimakan dalam jumlah banyak.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved