BATAM TERKINI
Orang Tua SMAN 21 Batam Cemas Muncul Longsor Susulan saat Belajar Mengajar
Orang tua pelajar SMAN 21 Batam cemas akan longsor susulan yang terjadi saat kegiatan belajar mengajar.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
Meski demikian, ia mengaku belum dapat mengatasi permasalahan tersebut karena keterbatasan anggaran.
Pantauan TribunBatam.id, kondisi bangunan SMAN21 Kabil itu berada di puncak tertinggi dataran tanah yang berada dikawasan Kecamatan Nongsa Batam.
Jika ingin mencapai kelas belajar atau gedung sekolah, pengunjung berjalan kaki akan merasa kelelahan.
Sekeliling bangunan sekolah terpasang batu miring namun belum secara keseluruhan.
Kawasan bangunan sekolah pun terbilang tandus tanpa pepohonan yang dapat menopang tanah longsor.
Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau atau Disdik Kepri sebelumnya segera memasang batu miring di SMAN 21 Batam yang berlokasi di Nongsa.
Rencana pemasangan batu miring di SMAN 21 Batam ini karena terdapat lima titik longsor yang berada di sekitar sekolah.
Walaupun belum menimbulkan gangguan terhadap aktivitas belajar mengajar, longsor ini membuat warga yang tinggal di sekitar gedung sekolah cemas.
Kepala Disdik Kepri Andi Agung mengatakan, saat ini tim sudah turun ke lokasi, dan mengecek pasca bencana longsor.
Antisipasi longsor susulan harus segera dilakukan agar tidak menimbulkan kerugian dan korban jiwa.
Sebagai tahap awal, Disdik Kepri bersama konsultan akan menghitung kebutuhan pemasangan batu miring.(TRIBUNBATAM.id/Bereslumbantobing/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Longsor-SMAN-21-Batam.jpg)