LINGGA TERKINI
Gubernur Kepri Buka STQH ke X di Daik Lingga, Ansar Ingatkan Pentingnya Al Quran
Pembukaan STQH di Daik Lingga ditandai pemukulan beduk oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Bupati Lingga, Muhammad Nizar, Minggu (5/3)
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Perhelatan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits atau STQH ke X Tingkat Kabupaten Lingga, resmi dibuka oleh Gubernur Kepulaun Riau (Kepri), Ansar Ahmad di halaman Kantor Bupati Lingga, Daik, Minggu (5/3/2023) malam.
Meski cuaca sempat turun hujan, tak membuat kemeriahan acara itu redup.
Kegiatan diikuti oleh para kafilah di 13 Kecamatan se-Lingga, dan akan mulai bertanding pada hari ini, Senin (6/3/2023).
Baik dari para kafilah maupun dari antusias masyarakat Lingga, memadati area perhelatan STQ ke X Tingkat Kabupaten Lingga.
Lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan oleh Maya Fatma Sari asal Desa Bakong, Kecamatan Singkep Barat, membuat suasana seketika hening mengawali event STQH ini.
Pembukaan STQH ditandai dengan pemukulan beduk oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Bupati Lingga, Muhammad Nizar dan jajarannya.
Pada kesempatan itu, Ansar memberikan apresiasi kepada Kabupaten Lingga yang telah menggelar STQH ini dengan sukses.
Baca juga: Ribuan Peserta Ikut Pawai Taaruf STQH ke X Tingkat Kabupaten Lingga di Daik
Ansar mengatakan, bahwa Al Qur'an merupakan kitab suci bagi umat Islam yang memiliki banyak fungsi dalam kehidupan.
"Apapun problem kehidupan yang sebenarnya kalau kita rujuk pada Al Qur'an solusinya ada di Qur'an. Makanya kita mengajak masyarakat untuk kembali ke Al Qur'an," kata Ansar saat diwawancarai seusai beranjak dari kegiatan.
Ia berpesan, agar para qori dan qoriah Lingga terus meningkatkan kualitasnya.
Ia melanjutkan, bahwa para qori harus menimba ilmu dengan institusi yang dimiliki seperti pusat-pusat pembinaan Al Qur'an atau rumah-rumah Tahfidz Al Qur'an.
"Kita juga berpesan supaya memberikan perhatian dan mendorong taman-taman pendidikan Al-Qur'an, karena itu merupakan raw material bagi kita untuk melanjutkan pendidikan mereka dengan tingkat kualifikasi yang lebih baik," tuturnya.
Sementara itu dalam sambutannya, Ansar menyebutkan bahwa STQH tingkat Provinsi Kepri bakal digelar di Kabupaten Karimun pada Mei 2023 mendatang.
Dengan STQH tingkat Kabupaten Lingga ini, akan dipilih bibit unggul untuk meraih prestasi kembali di STQH tingkat Provinsi.
Baca juga: Penumpang Padati Pelabuhan Roro Jagoh hingga Tiket Kapal Ludes Jelang STQ Lingga
Ansar mengingatkan masyarakat, bahwa Al Qur'an adalah kitab sucinya umat Islam yang berisikan petunjuk-petunjuk tentang syariat tentang perjalanan menuju kehidupan yang berakhlakul karimah.
"Setiap kita menggelar acara seperti ini tentunya tidak hanya kita jadikan acara seremonial, rutinitas dan acara tahunan saja, akan tetapi kita mesti meresapi bersama bahwa kita semua punya tanggung jawab menginternalisasi nilai-nilai Alquran di tengah-tengah masyarakat," tutur orang nomor satu di Kepri ini.
Ansar puh merasa bangga, begitu semarak dan semangatnya masyarakat Indonesia mengikuti acara-acara seperti ini.
Hal itu juga memperkuat keyakinannya, bahwa pemerintah Kabupaten Lingga punya komitmen yang kuat, untuk mendorong pengembangan pendidikan Al-Qur'an di tengah-tengah masyarakat.
Adanya rumah-rumah Tahfidz Al-Qur'an, pusat-pusat pembinaan Alquran, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) dan banyak sekolah-sekolah yang mendorong masyarakat, untuk mempertebal memperkuat imannya melalui Al-Qur'an.
"Kita juga di pemerintah provinsi akan terus mendorong itu, maka pusat pendidikan Al-Qur'an milik Provinsi Kepulauan Riau yang berkedudukan di Kota Batam, akan kita jadikan trigger pembantu pemicu semangat bagi anak-anak untuk mampu menyampaikan bahasa-bahasa Al-Qur'an yang menarik di tengah-tengah masyarakat," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Lingga, Muhammad Nizar mengatakan, bahwa sejumlah rangkaian telah dilaksanakan mulai dari malam ta’aruf, pawai ta’aruf, pembukaan bazar hingga pembukaan STQH.
“Alhamdulillah kita telah melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan mulai dari malam tadi hingga malam ini pelaksanaan berjalan lancar,” kata Nizar.
Baca juga: Sukseskan STQ di Daik, Dishub Lingga Optimalkan Sarana Transportasi bagi Kafilah
Nizar berharap, STQH tingkat Kabupaten Lingga ini bukan hanya dijadikan tradisi tahunan saja, melainkan dijadikan ukhuwah dalam menyiarkan agama Islam.
Selain itu, Nizar berharap, kegiatan ini sebagai wahana untuk bersilaturahmi antara sesama masyarakat di Kabupaten Lingga.
Nizar tutur bangga, dengan banyaknya bibit asli asal Kabupaten Lingga, yang telah meraih prestasi hingga tingkat nasional.
Seperti Maya Fatma Sari asal Kecamatan Singkep Barat, Andika Pangestu asal Kecamatan Lingga, dan juga Sisca Wulandari asal Kecamatan Singkep, yang telah mengharumkan nama Kabupaten Lingga, yang ikut berperan membanggakan Kepri.
Ketua LPTQ I Lingga, Junadi Adjam saat diwawancarai juga menjelaskan, bahwa pihaknya optimis Kabupaten Lingga meraih ranking ke tiga juara umum pada tingkat STQH Provinsi Kepri di Karimun.
"Maka itu seluruh cabang di MTQ kita lombakan di STQ, seperti tartil kemudian fahmil, syarkhil, khat. Di STQH ini ditambah lagi ada cabang hifdzil Al Qur'an, ada cabang hafal hadits, dan tafsir," jelas Junadi.
"Ada 305 orang peserta dari 13 Kecamatan se-Kabupaten Lingga," tuturnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/06032023Gubernur-Kepri-STQH-Lingga.jpg)