ANAMBAS TERKINI

Fakta Miris Anambas, Kadung Dikenal Daerah Penghasil Migas, BBM Malah Langka

Kelangkaan BBM jenis Pertalite di Anambas sudah terjadi empat hari sejak Jumat. Mirisnya, daerah ini terkenal sebagai daerah penghasil migas.

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id/NOVEN SIMANJUNTAK
BBM LANGKAN DI ANAMBAS - Sudah empat hari BBM jenis Pertalite langka di Anambas. Ini tergolong miris sebab daerah ini terkenal sebagai daerah penghasil migas. Potret cuaca awan gelap disertai angin tengah berlansung di Kepulauan Anambas, Minggu (29/1/2023). 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Kabupaten Kepulauan Anambas masih terjadi.

Ini tergolong miris sebab kabupaten terdepan di Kepri ini sudah kadung dikenal sebagai daerah penghasil migas.

Kehadiran SPBU layaknya di kota besar masih sangat sedikit di sini.

Isi BBM Pertalite di Anambas masih menggunakan botol minuman bekas air kemasan ukuran 1 liter.

Kelangkaan BBM subsidi ini termasuk di Kecamatan Siantan, Kelurahan Tarempa.

Kelangkaannya sudah berlangsung empat hari, sejak Jumat (10/3/2023) lalu.

Baca juga: Ditjen PSDKP Segel Resort Pulau Bawah Anambas, Ungkap Indikasi Pelanggarannya

Akibat kelangkaan BBM Pertalite ini, sejumlah warga terpaksa memarkirkan kendaraan atau sepeda motornya di teras maupun halaman rumah.

Mereka mengaku resah sebab aktivitas kesehariannya menjadi terhambat sehingga memilih alternatif dengan berjalan kaki.

"Semua pengecer bensin di Tarempa ini sudah kosong, setiap pagi saya tungguin juga gak ada yang jual," ujar Aldi, warga Tarempa, kepada TribunBatam.id, Senin (13/3/2023).

Ia mengungkapkan, selama pertalite kosong dirinya memilih untuk berjalan kaki atau menumpang kendaraan dengan temannya untuk tetap bekerja.

"Sudah dua hari ini, saya jalan kaki dan numpang kawan. Kebetulan terakhir dia isi bensin motornya full jadi masih bisa. Belum tahu lagi kapan bensin masuk," terangnya.

Baca juga: RATUSAN Tabung Gas Dikirim Tanpa Izin ke Tambelan Bintan, Ini Kata Satgas Migas

Menanggapi hal ini, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Anambas telah melakukan koordinasi dengan sejumlah SPBU yang ada.

Dari hasil koordinasi, ditemukan hanya satu SPBU yakni, SPBU Air Sena Jaya yang beroperasi memenuhi kebutuhan Pertalite di Anambas.

Sementara SPBU PT Putra Bersaudara sudah dua bulan terakhir tidak beroperasi mengambil kouta Pertalite Pertamina di Selat Lampa, Natuna.

Hal ini diungkapkan Raja Junaidy, Pejabat Fungsional Pengawasan Ahli Muda Bidang Perdagangan, DKUMPP Anambas, Senin (13/3/2023) kepada TribunBatam.id.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved