Rabu, 22 April 2026

KHAZANAH ISLAM

Dikuasai 4 Keluarga, Ini Sejarah Penyebaran Islam di Indonesia Sebelum Wali Songo

Awal penyebaran ajaran Islam ke Tanah Jawa adalah para pedagang Arab, yang masuk ke Nusantara melalui jalur perdagangan jauh sebelum Islam ada

disbudpar.acehprov.go.id
Ilustrasi Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh - Awal penyebaran ajaran Islam ke Tanah Jawa adalah para pedagang Arab, yang masuk ke Nusantara melalui jalur perdagangan jauh sebelum Islam ada 

TRIBUNBATAM.id - Jauh sebelum kemunculan Wali Songo, proses masuknya Islam ke Nusantara terutama di Tanah Jawa tidaklah mudah.

Berdasarkan beberapa literasi, ada banyak kendala proses penyebaran Islam di Nusantara hingga memasuki abad ke-15.

Apalagi saat itu Islam belum dianut secara luas oleh penduduk pribumi.

Barulah kemudian pada abad ke-15, yaitu masa dakwah Islam dipelopori Wali Songo, Islam diterima dan diserap dalam akulturasi budaya Indonesia.

Dalam buku berjudul The Golden Kersonese: Studies in the Historical Geography of The Malay Peninsula Before A.D. 1500, karya P. Wheatley, disebutkan Islam masuk ke Indonesia pada pertengahan abad ke-7.

Dalam buku tersebut dikatakan yang paling awal menyebarkan ajaran Islam ke Tanah Jawa adalah para pedagang Arab, yang masuk ke Nusantara melalui jalur perdagangan, jauh sebelum Islam.

Pada abad ke-7 di masa kekuasaan Ratu Simha di Kerajaan Kalingga yang terkenal keras dalam penegakan hukum, datangnya para pedagang Arab diberitakan cukup banyak oleh sumber-sumber dari Dinasti Tang di China.

Sekadar informasi, Kerajaan Kalingga atau Kerajaan Ho-ling atau kerajaan Keling adalah kerajaan bercorak Hindu-Buddha yang pertama muncul di pantai utara Jawa Tengah pada abad ke-6 Masehi, bersamaan dengan Kedatuan Sriwijaya, Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh.

Baca juga: Khazanah Islami: Keutamaan Salat Duha untuk Kesehatan jika Rutin Dikerjakan

Baca juga: Khazanah Islam, Amalan Rutin yang Membawa Beribu Pahala bagi Muslim Menjalankannya

Dalam Islam Comes to Malaysia, S.Q. Fatimi menuliskan abad ke-10 Masehi telah terjadi migrasi keluarga yang berasal dari bangsa Persia.

Dan di antara migrasi keluarga-keluarga tersebut yang terbesar adalah sebagai berikut:

1. Keluarga Lor

Ini adalah keluarga yang datang ke Nusantara pada zaman Raja Nashirudin bin Badr, yang memegang pemerintahan di wilayah Lor, Persia pada tahun 300 H/912 M.

Keluarga Lor tinggal di Jawa dan mendirikan sebuah perkampungan dengan nama Loran atau Leran, yang artinya tempat tinggal orang Lor.

2. Keluarga Jawani

Keluarga Jawani adalah keluarga yang datang pada zaman Jawani al-Kurdi yang memerintah Iran pada kurun waktu tahun 301 H/913 M.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved