Rabu, 3 Juni 2026

KESEHATAN

5 Tips Diet Sehat bagi Penderita Maag, Pilih yang Tinggi Serat

Penderita maag juga sensitif dengan makanan yang pedas dan asam dan sering kali kesulitan menjalani diet.

Tayang: | Diperbarui:
Freepik.com
Penderita penyakit maag tak boleh membiarkan perut dalam keadaan kosong terlalu lama. Ilustrasi diet. 

TRIBUNBATAM.id - Penderita penyakit maag sering kali kesulitan menjalani diet.

Pasalnya, jika terlambat makan, maag bisa kambuh. 

Penyakit maag adalah suatu kondisi timbulnya luka di lapisan saluran pencernaan. 

Maag dapat terjadi di bagian usus kecil, lambung, hingga kerongkongan. 

Penyebab utama penyakit maag adalah bakteri Helicobater pylori

Penderita penyakit maag tak boleh membiarkan perut dalam keadaan kosong terlalu lama. 

Penderita maag juga sensitif dengan makanan yang pedas dan asam.

Baca juga: 5 Manfaat Beras Hitam untuk Kamu yang Ingin Diet Sehat, Tinggi Protein tapi Rendah Kalori

Baca juga: 7 Cara Diet Ketat yang Benar agar Tubuh Tetap Sehat

Dalam menjalani diet, penderita maag harus menghindari hal-hal tersebut. 

Berikut 5 cara diet bagi penderita sakit maag. 

1. Diet tinggi serat

Penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi serat dapat menurunkan risiko maag kambuh. 

Makanan yang tinggi serat meliputi gandum, polong-polongan, biji rami, kacang-kacangan, sayur, dan buah-buahan. 

Masukkan makanan tinggi serat ini dalam program diet atau menu makanan harian.

2. Diet tinggi vitamin A

Penelitian yang melibatkan 47 ribu pria menunjukkan bahwa diet kaya vitamin A dapat mengurangi perkembangan tukak duodenum atau usus 12 jari. 

Vitamin A juga dapat meningkatkan produksi lendir di saluran pencernaan yang meningkatkan perlindungan terhadap penyakit maag. 

Makanan sumber vitamin A yang baik adalah hati, wortel, brokoli, ubi jalar, kangkung, dan bayam.

3. Minum teh hijau

Teh hijau kaya akan flavonoid yang baik untuk penderita maag

Penelitian menunjukkan teh hijau dan makanan kaya flavonoid lainnya dapat memberikan perlindungan terhadap gastritis kronis, infeksi maag, dan kanker perut. 

Makanan yang mengandung flavonoid menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit maag.

Selain itu, peneltian terbaru juga menunjukkan bahwa teh hijau, oolong, dan teh hitam dapat menghambat pertumbuhan bakteri H. Pylori dan tidak membahayakan jenis bakteri baik yang ditemukan di perut seperti L. Acidophilus, L. Plantarum, dan B. Lungum. 

Selain teh hijau, makanan kaya flavonoid lainnya adalah bawang putih, bawang bombay, stroberi, blueberry, brokoli, wortel, dan kacang polong.

Baca juga: Perbedaan Asam Lambung dan Sakit Maag yang Kerap Dianggap Sama

Baca juga: 6 Makanan dan Minuman yang Wajib Dihindari bagi Penderita Sakit Maag

4. Batasi minum kopi dan alkohol

Konsumsi kopi dapat meningkatkan produksi asam yang memperburuk gejala pada penderita maag

Sedangkan, minuman beralkohol dapat mengikis lapisan mukosa di saluran pencernaan yang bisa menimbulkan peradangan hingga pendarahan. 

Untuk meminimalkan gejala, orang dengan penyakit maag harus menghindari atau membatasi minum kopi dan alkohol .

5. Hindari makanan yang dapat memperburuk maag

Hindari mengonsumsi makanan yang dapat memperburuk penyakit maag.

Makanan ini dapat berbeda-beda pada setiap orang.

Jika kamu menyadari bahwa gejala penyakit maag menjadi lebih buruk setelah makan makanan tertentu, batasi atau hindari konsumsi makanan tersebut.

Beberapa makanan yang dikaitkan dengan penyakit maag diantaranya makanan yang mengandung asam dan makanan pedas.

(*/TRIBUNBATAM.id)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved