ANAK HANYUT DI BATAM
Bocah Hanyut di Batam Akibat Banjir Renggut Nyawa Risky Ramadan
Risky Ramadan, bocah hanyut di Batam yang tewas akibat terseret arus saat banjir masih menyisakan duka bagi keluarga yang ditinggalkan.
BATAM, TRIBUNBATAM.id – Duka masih menyelimuti keluarga Risky Ramadan, bocah di Batam meninggal dunia akibat terseret arus banjir, Sabtu (25/3/2023).
Bocah di Batam berumur 3 tahun itu tewas terseret arus banjir di RT 04/RW 11, Blok E Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar.
Banjir di Batam yang memakan korban jiwan itu terjadi sekira pukul 14.20 WIB.
Risky merupakan anak pertama dari Rafi.
Selama ini Risky dan orang tuanya tinggal di Bengkong.
Risky baru pindah ke rumah kakeknya, Halimin (53), kurang lebih satu bulan terakhir.
Saat kejadian kedua orang tuanya sedang bekerja.
Risky tinggal di rumah kakeknya itu bersama pamannya bernama Dika.
Sebelum terseret banjir, Risky sempat bermain sepeda seorang diri.
Insiden Risky yang terseret banjir ini dibenarkan oleh Kapolsek Batuampar, Kompol Dwihatmoko Wiroseno.
Ia memastikan anggotanya ikut mencari korban bersama warga setempat.
"Iya betul. Tadi ada laporan dari warga. Saat ini anggota sudah turun ke lokasi," ujar Dwihatmoko Wiroseno.
Orang tua, sanak saudara dibantu warga sedang terus keberadaan Risky.
Mereka menelusuri drainase dari lokasi Risky terseret, berjalan menuju ke laut.
Proses pencarian bahkan dilakukan hingga ke Bengkong Laut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/25032023jasad-anak-hanyut-di-Batam-ditemukan.jpg)