WAWANCARA EKSKLUSIF
Strategi Mal di Batam Raup Cuan saat Ramadan dan Lebaran
Sejumlah pengelola mal di Batam mengungkap strategi mereka meraup cuan saat Ramadan dan Idul Fitri tahun ini.
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
EK: Nah kalau untuk strategi, kita sudah ancang jauh-jauh hari sebenarnya.
Waktu pandemi mulai ganas-ganasnya itu, kita sudah mikirkan bagaimana mal itu bisa jual produk secara online.
Terutama saat itu saya melihat supermarket sudah mulai beralih online juga.
Namun kita juga gak bisa terlena di situ, karena kalau terlalu fokus ke online maka mal akan jadi stokis atau gudang.
Jadi yang pasti kami DC Mall perkuat segmen pasar seperti lebih ke busana muslimnya, komputernya sama mungkin supermarket belanja murahnya.
Jadi DC Mal lebih fokus memperkuat brand storenya.
Apalagi DC Mal sudah melekat dengan istilah mal legendnya Batam.
TB: Nah kalau dari tenantnya sendiri gimana untuk menghadapi Lebaran ini, Pak Edy?
EK: Kalau untuk saat ini memang kita sedang menggelar bazar busana muslim.
Itu kami ada lebih kurang sebanyak 50 tenant yang terdiri dari 80 persen tenant DC Mal dan 20 persennya tenant dari luar.
Nah kami juga mendorong tenant-tenant kami yang biasanya fokus jualannya stokis atau tunggu di toko, kini beralih ke digital juga begitu.
Artinya digital marketingnya sepeeti FB, IG dal lainnya main juga begitu.
Dengan beralih begini kan itu, menuju era zamannya.
TB: Nah kalau Nagoya Hill gimana, apakah semua segmen dijadikan perhatian juga?
A: Kalau kita Nagoya Hill belum semua segmen sempurna seratus persen seperti dulunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Tribun-Batam-Podcast-strategi-mal-di-Batam-raup-cuan-saat-Ramadan-dan-Idul-Fitri.jpg)