Kamis, 23 April 2026

BERITA KRIMINAL

Penyadap Karet Tewas Dililit Ular Piton, Korban Disebut Kehabisan Nafas

Saat ditemukan, korban yang mengenakan baju kaos putih lengan panjang dan celana training merah marun dengan list putih tersebut sudah terbujur kaku.

Editor: Eko Setiawan
Sripoku.com/Ahmad Fajeri
Lilitan ular sampai ke dada, terungkap sebab penyadap karet tewas dililit ular di Musi Banyuasin karena kehabisan napas. Warga bersama perangkat desa berhasil menangkap ular sanca kembang yang menewaskan Sangadah, Jumat (7/4/2023). 

TRIBUNBATAM.id, SEKAYU - Lilitan ular menewaskan seorang pria yang bekerja sebagai peyadap karet.

Ia tewas dikebun karena kehabisan nafas usai di lilit ular.

Sangadah (50), seorang penyadap karet di Desa Sukajaya, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tewas dililit ular piton atau ular sanca, Jumat (7/4/2023) pagi.

Menurut Kades Suka Jaya, Sunarto, Sangadah diketahui berangkat ke kebun sekitar pukul 07.30 WIB.

Sekitar pukul 08.30 WIB, Sangadah ditemukan keluarga dililit ular jenis sanca.

Saat ditemukan, korban yang mengenakan baju kaos putih lengan panjang dan celana training merah marun dengan list putih tersebut sudah terbujur kaku.

Baca juga: Jadwal Live Streaming Man United vs Everton, Awal Kebangkitan Setan Merah?

Sementara ular sanca membelit bagian kaki korban.

"Saat ditemukan, ular masih dalam keadaan hidup dan langsung dieksekusi oleh pihak keluarga agar kaki korban terbebas dari belitan," ujar Sunarto saat dikonfirmasi.

Dari keterangan keluarga memang selama ini korban kerap menyadap karet sendirian di kebun tersebut.

Selama ini memang tidak pernah ada kasus manusia diserang ular di wilayahnya.

"Korban akan dimakamkan siang tadi. Kami bersama pihak kecamatan juga sedang menuju rumah duka," ujarnya.

Sementara itu, Adi salah satu warga sekitar menyebutkan teriakan perempuan meminta tolong yang didengar sejumlah ibu-ibu sesama penyadap karet.

Mereka langsung melakukan pengecekan dan mendapati Sangadah tengah dililit ular.

"Yang mengetahui pertama kali itu ibu-ibu juga, karena takut ia meminta pertolongan. Warga langsung memukul ular tersebut, setelah lepas ternyata korban sudah meninggal dunia," ujarnya.

Baca juga: Upaya Dishub Lingga Antisipasi Lonjakan Pemudik, di Antaranya Adakan Trayek Baru

Kehabisan Napas

Sumber: Nakita
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved