BINTAN TERKINI
Harga BBM di Bintan, Camat Tambelan Minta Pertalite Jangan Rp 26 Ribu Sebotol
Harga BBM di Bintan jadi atensi Camat Tambelan. Ia meminta agar pemerintah daerah menurunkan harga Pertalite dari Rp 26 ribu per botol.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Harga BBM di Bintan jadi keluhan warga Kecamatan Tambelan.
Berbeda pulau serta dekat dengan Kalimantan Barat, harga BBM di Bintan jenis Pertalite di sana menembus Rp 26 ribu per botolnya.
Camat Tambelan, Baharudin menuturkan, tingginya harga BBM di Bintan jenis Pertalite itu karena harus didatangkan dari Kalimantan.
Ini karena Tambelan tidak punya SPBU di darat.
"Setelah pedagang membeli ke Kalimantan, mereka bawa ke Tambelan. Lalu dijual ke warung-warung sehingga harganya mencapai Rp 22 ribu hingga 26 ribu perbotol," ungkapnya, Selasa (11/4/2023).
Kecamatan Tambelan sebenarnya memiliki SPBUN atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan yang berlokasi di laut.
Hanya saja, lokasi ini hanya melayani pembelian BBM jenis solar.
"Nah maka dari itu kita berharap dengan adanya rapat bersama dengan DKUPP Bintan dan Satgas Migas Bintan, bisa ada solusi terkait kondisi di Tambelan," ungkapnya.
Baharudin juga menjelaskan, bahwa dari hasil rapat, nantinya akan disurati BPH Migas untuk solusi apa yang bisa dilakukan terkait tingginya harga BBM di Tambelan.
"Apakah nanti bisa seperti yang kita inginkan, dengan didatangkan BBM dan dibuat seperti Pertamini atau Kios dengan harga sama seperti di daerah lain Rp 11 ribu perliter untuk BBM jenis Pertalite," jelasnya.
Ia pun berharap ada solusi terkait tingginya BBM di Kecamatan Tambelan.
"Kami berharap ada solusi dari BPH Migas, supaya harga BBM Pertalite bisa sama seperti di daerah lain di Kabupaten Bintan," tutupnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Camat-Tambelan-soal-harga-BBM-di-Bintan.jpg)