Rabu, 29 April 2026

China Pamer Luncurkan Roket, Taiwan Komplain Puingnya Jatuh di Wilayah Mereka

China segera merespons keluhan otoritas Taiwan terkait peluncura roket Long March 4B ke orbit, Minggu (16/4/2023) waktu setempat.

Fox News
Foto ilustrasi peluncurkan roket China - Otoritas Taiwan mengeluhkan peluncuran roket China karena puing roket tersebut jatuh di wilayah mereka. Foto lima dari sembilan rudal balistik yang ditembakkan angkatan perang China yang sedang melakukan latihan operasi militer di Selat Taiwan, dilaporkan jatuh di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang, Kamis (4/8/2022). 

CHINA, TRIBUNBATAM.id - Langkah China pamer luncurkan roket dikeluhkan otoritas Taiwan.

Seperti diketahui, pemerintah China pada Minggu (16/4/2023) waktu setempat meluncurkan roket Long March 4B ke orbit.

Namun langkah China pamer peluncuran roket itu dikeluhkan pihak Taiwan.

Mereka mengklaim jika puing-puing peluncuran roket tersebut berjatuhan di laut.

Pemerintah China sebelumnya melarang aktivitas pelayaran.

Tepatnya otoritas maritim di provinsi Fujian, China timur.

Mereka melarang kapal dari daerah utara Taiwan berlayar pada Minggu (16/4/2023) mulai pukul 09.00 hingga pukul 15.00 waktu setempat dalam pekan ini, karena kemungkinan ada puing-puing roket yang jatuh.

Kementerian Transportasi Taiwan mengatakan, Beijing juga berencana melarang pesawat memasuki zona tersebut--yang dilintasi oleh sejumlah rute internasional--selama sekitar setengah jam mulai pukul 9.30 pagi.

Apa yang dikeluhkan Taiwan direspons otoritas China.

Media Pemerintah China CCTV pada Minggu mengumumkan keberhasilan peluncuran satelit meteorologi baru dari pusat luar angkasa di barat laut China pukul 9.36 pagi.

Rekaman yang dirilis CCTV menunjukkan roket putih meluncur ke langit cerah dari pusat peluncuran di provinsi Gansu yang gersang, menimbulkan kepulan asap dan debu di belakangnya.

Menurut Kementerian Pertahanan Taiwan, orbit satelit melewati lautan lepas pantai utara Taiwan dan beberapa puing roket jatuh di area peringatan.

"Militer menggunakan cara-cara intelijen, pengawasan, dan pengintaian bersama untuk memantau situasi peluncuran roket. Puing-puing itu tidak memengaruhi keamanan Tanah Air kami," kata Kemenhan Taiwan, dikutip dari kantor berita AFP.

Kantor berita China Xinhua melaporkan bahwa peluncuran roket Long March 4B membawa satelit Fengyun-3 07 ke orbit yang telah ditentukan.

"(Satelit) akan menyediakan layanan untuk prakiraan cuaca, pencegahan dan mitigasi bencana, respons perubahan iklim, serta konservasi ekologis," lapor Xinhua.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved