PILPRES 2024
Anies Baswedan Kritik Subsidi Kendaraan Listrik, Puji Pemerintah Bangun Jalan Tol
Bakal capres koalisi perubahan untuk persatuan, Anies Baswedan di Pilpres 2024 mulai berani mengiritik kebijakan pemerintah saat ini.
"Kalau kita hitung apalagi ini contoh ketika sampai pada mobil listrik, emisi karbon mobil listrik perkapita perkilometer sesungguhnya lebih tinggi daripada emisi karbon bus berbahan bakar minyak," ucapnya.
"Emisi perkilometer perkapita untuk mobil listrik dibandingkan dengan bus berbasis BBM. Kenapa itu bisa terjadi? Karena bus memuat orang banyak sementara mobil memuat orang sedikit," imbuhnya.
Baca juga: Atta Halilintar Tanyakan Sosok Anies Baswedan, Ganjar, dan Prabowo ke Mahfud MD
Selain itu dengan pengalaman Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, kendaraan pribadi listrik justru menambah kemacetan lantaran tidak menggantikan mobil berbasis bahan bakar fosil.
"Kendaraan pribadi berbasis listrik dia tidak akan menggantikan mobil yang ada di garasinya, dia akan menambah mobil di jalanan, menambah kemacetan di jalanan," pungkasnya.
PUJIAN Buat Jokowi
Meski mengkritik program pemerintah tentang inovasi kendaraan listrik, bakal capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan memuji Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Anies Baswedan memuji pembangunan jalan tol yang terus dilakukan di Indonesia saat pemerintahan Jokowi.
Hal tersebut Anies Baswedan sampaikan usai menghadiri acara relawan Amanat Indonesia (Anies) di Tennis Indoor Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu (7/5/2023).
"Alhamdulillah pembangunan jalan-jalan tol berjalan baik di bawah pemerintahan Bapak Jokowi, kita sangat apresiasi dan kita ingin jalan-jalan tol ini dipenuhi oleh kendaraan-kendaraan umum berbasis listrik bukan malah kendaraan pribadi (berbasis listrik) dan ini harus didorong ke depan ya" imbuh Anies Baswedan.
Baca juga: Demokrat dan Nasdem Sentil Manuver PKS Cari Pendamping Anies Baswedan
Namun di saat yang bersamaan, Anies Baswedan juga menyayangkan kebijakan Jokowi terkait subsidi untuk mobil listrik.
"Yang perlu kita dorong adalah peningkatan kendaraan umum dan angkutan logistik yang berbasis listrik, ini harus kita dorong. Dan itu juga dikerjakan di Jakarta," ujar Anies Baswedan.
Anies Baswedan menjelaskan, persoalan yang dihadapi pemerintah tidak hanya akan terjadi di Jakarta saja, melainkan kota-kota lain di Indonesia.
Menurutnya, kota-kota lain selain Jakarta pasti akan menemui masalah serupa jika kendaraan pribadi ditambah, yakni jumlah kendaraan bisa jauh lebih banyak daripada panjang jalanan itu sendiri.
"Ketika sebuah rumah tangga menambah kendaraan listrik, hampir pasti dia tidak menukar kendaraan BBM-nya, tapi dia menjadi kendaraan tambahan," tuturnya.
Dengan begitu, kata Anies Baswedan, maka jumlah kendaraan di sebuah kota akan meningkat, yang ujung-ujungnya berakibat pada kemacetan.
Baca juga: Cak Imin Ketemu Prabowo Subianto Sore Ini Bahas Koalisi Pilpres 2024
Surya Paloh Bongkar Perbincangan dengan Prabowo, Nasdem Resmi Dukung Pemerintahan Selanjutnya |
![]() |
---|
FIX ! Partai Nasdem Gabung Pemerintahan Prabowo-Gibran |
![]() |
---|
Hasil Survei: Masyarakat Menolak Pemilihan Ulang, Tepat Dengan Putusan MK di Pilpres 2024 |
![]() |
---|
Leher Gibran Tiba-tiba Ditarik Ketika Sedang Lakukan Belusukan ke Warga, Paspampres Beraksi |
![]() |
---|
Cak Imin Bongkar 3 Poin Perbincangan dengan Prabowo setelah Penetapan KPU RI, Bahas Kerja Sama Lagi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.