Senin, 11 Mei 2026

DISKOMINFO NATUNA

Ikut Rakor Bersama Mendagri, Bupati Natuna Terus Berupaya Tekan Inflasi Daerah

Ikut rakor bersama Mendagri, Bupati Natuna, Wan Siswandi mengatakan, untuk penekanan inflasi, Pemda Natuna sudah menyiapkan beberapa langkah

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
Dok. Diskominfo Natuna
Bupati Natuna, Wan Siswandi saat hadiri rapat koordinasi tentang pengendalian inflasi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian di Hotel Harbourbay Batam, Jumat (19/5/2023). 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Bupati Natuna, Wan Siswandi hadiri rapat koordinasi tentang pengendalian inflasi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian di Hotel Harbourbay Batam, Jumat (19/5/2023).

Terlihat Bupati Natuna, Wan Siswandi bersama Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) dan kepala daerah se-Kepri lainnya hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam rakor, Mendagri mengingatkan kepala daerah di Kepri untuk mengatur program dan anggaran dalam pengendalian inflasi.

Ia menilai perkembangan ekonomi di Kepri sempat menurun pada tahun 2020 hingga tahun 2022, dan Tito berharap Kepri dapat mengendalikan inflasi, sehingga tidak mengganggu perkembangan ekonomi.

Di sisi lain, ia menyebut pada tahun 2023 Kepri mampu mengendalikan inflasi hingga 4.09 persen di bawah Nasional yang mencapai 4.33 persen.

"Kami tekankan kepada kepala daerah agar lebih memperhatikan daerahnya," kata Tito.

Baca juga: Senam Bersama 2 Tahun Kepemimpinan WS RH di Natuna, Berhadiah Utama Sepeda Motor

Mendagri juga mengapresiasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam meningkat sampai 51,56 persen atau sekitar Rp, 1,668 miliar lebih tinggi dari tujuh kabupaten/kota lainnya di Kepri dan lebih tinggi dari jumlah transfer pusat.

"Karena di Batam swastanya hidup. Kalau bisa daerah lain juga hidupkan swastanya. Jangan terlalu bergantung dengan transfer pemerintah pusat. Habisnya hanya untuk belanja pegawai," ungkapnya.

Sementara itu Bupati Natuna, Wan Siswandi mengatakan, untuk penekanan inflasi, Pemda Natuna telah melaksanakan beberapa langkah seperti operasi pasar murah, serta pengawasan penyaluran BBM agar tepat sasaran, sehingga tidak berdampak pada kenaikan harga barang.

"Di tahun 2022, kita juga telah menyalurkan 2 persen DTU untuk tekan angka inflasi, dan itu sesuai dengan arahan dari bapak presiden. Semoga Natuna dan Kepri secara umum dapat terus menekan inflasi, sehingga perekonomian kita terus berkembang," kata Wan Siswandi.

(Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved