PM Singapura Lee Hsien Loong Positif Covid-19, Dokter Sarankan Isolasi Diri

Perdana Menteri atau PM Singapura Lee Hsien Loong positif covid-19, Senin (22/5/2023). Dokter menyarankannya untuk mengisolasi diri.

|
TribunBatam.id via Kompas.com
PM SINGAPURA POSITIF COVID-19 - Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong positif covid-19 untuk kali pertama, Senin (22/5/2023). Foto PM Singapura Lee Hsien Loong saat menghadiri KTT ASEAN di Labuan Bajo dari atas kapal Pinisi, Rabu (10/5/2023). 

SINGAPURA, TRIBUNBATAM.id - Kabar mengejutkan datang dari Singapura tetangga Batam.

Tepatnya setelah Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong positif covid-19 pada Senin (22/5/2023).

Status positif covid-19 PM Singapura itu merupakan kali pertama ia alami.

Lee Hsien Loong mengaku sudah disuntik vaksin booster terbaru pada November 2022.

Dokter juga memberinya resep Paxlovid--obat antivirus Covid--karena usianya.

“Saya secara umum merasa baik-baik saja, tetapi dokter saya menyarankan untuk mengisolasi diri sampai tidak menunjukkan gejala,” kata PM Singapura Lee Hsien Loong.

Baca juga: Turis Singapura Dominasi Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Batam, Korea Nomor 4

PM Singapura berumur 71 tahun yang telah memimpin Singapura selama hampir dua dekade itu terkadang mengalami masalah kesehatan.

Bloomberg memberitakan jika Lee Hsien Loong berhasil menjalani operasi kanker prostat pada 2015.

Kemudian secara terpisah didiagnosis dengan limfoma tahun 1992. Kankernya kemudian sembuh setelah pengobatan.

Lee juga sempat tiba-tiba menghentikan pidato televisi pada 2016 setelah jatuh sakit.

Meskipun dokternya mengatakan itu bukan karena penyakit berat.

Singapura selama pandemi Covid-19 dipuji karena menjaga angka kematian relatif rendah dibandingkan negara-negara lain.

Baca juga: Covid 19 di Karimun Muncul Lagi Serang Sembilan Pasien

"Negeri Singa" kemudian menerapkan kebijakan hidup berdampingan dengan virus corona melalui pelonggaran aturan seperti kewajiban bermasker.

Namun, jumlah rawat inap di negara itu meningkat dalam beberapa pekan terakhir karena gelombang Covid lainnya.

Adapun pihak berwenang Singapura mengatakan, gelombang Covid terbaru sudah melewati puncaknya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved