KESEHATAN
Gejala Gangguan Kecemasan, Waspadai Rasa Khawatir Berlebihan
Gangguan kecemasan merupakan masalah kesehatan mental yang mengakibatkan rasa khawatir berlebihan. Kenali gejalanya
Kekhawatiran ini juga parah dan menganggu, sehingga pengidapnya jadi sulit berkonsentrasi dan menyelesaikan tugas sehari-hari.
Orang di bawah usia 65 tahun paling berisiko mengidap ganguan kecemasan umum.
Terutama orang yang kesepian dan memiliki beragam masalah dalam hidupnya.
2. Waspada berlebihan
Ketika seseorang merasa cemas, bagian dari sistem saraf parasimpatiknya menjadi terlalu aktif seperti dalam mode waspada atau siaga menghadapi ancaman.
Efeknya bisa dirasakan di seluruh tubuh, seperti jantung berdetak kencang, telapak tangan berkeringat, tangan gemetar, dan mulut kering.
Gejala ini bisa timbul karena otak mengirimkan sinyal ke tubuh ada bahaya.
Dengan demikian, tubuh jadi bereaksi untuk menghadapi ancaman tersebut.
Meskipun efek ini membuat seseorang yang normal jadi terjaga saat ada ancaman, tidak demikian dengan pengidap gangguan kecemasan.
Studi menunjukkan, gangguan kecemasan justru menurunkan respons kewaspadaan tubuh saat ada ancaman nyata.
3. Gelisah
Gelisah adalah ciri-ciri gangguan kecemasan yang umum dialami anak-anak dan remaja.
Saat gangguan kecemasan datang, pengidapnya bisa merasakan gelisah sampai tidak berdaya untuk beraktivitas.
Kendati demikian, gelisah tidak selalu menjadi tanda ganguan kecemasan.
Dokter umumnya mendeteksi gangguan kecemasan apabila timbul gejala gelisah selama lebih dari enam bulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/27-9-2020-ilustrasi-stres-tekanan-jiwa-depresi-sedih.jpg)