Oknum Polisi Positif Konsumsi Amfetamin Terungkap Setelah Tes Urine
Kapolres membenarkan ada oknum polisi yang positif amfetamin setelah menjalani tes urine. Mereka kini sedang memeriksa anggota itu.
“Kemarin agenda rutin, sudah biasa ambil (tes urine) sebagai fungsi pengawasan,” kata dia.
Menurut Joko, oknum polisi itu memang saat ini tengah menjalani perawatan medis.
Karena itu, pihaknya hati-hati dalam melakukan pemeriksaan.
Kepolisian menyelidiki apakah memang kandungan itu adalah hasil mengonsumsi obat medis dokter, atau justru dari obat ilegal yang menjurus ke narkoba.
Baca juga: Oknum Polisi Tembak Anak 11 Tahun Setelah Telepon Minta Bantuan
Saat dikonfirmasi ke petugas BNNK di Gorontalo, amfetamin memang adalah kandungan obat-obatan.
Karena itu, jika ada yang positif mesti dicari tahu dulu riwayatnya. Apakah sedang melakukan pengobatan medis atau tidak.
“Tinggal telusuri saja riwayat pengobatan. Selama yg dia pake obat resep dokter, dan dokternya bisa tanggung jawab, aman itu. Tapi kalau dia tidak bisa buktikan riwayat pemakaian obat, coba bawa saja ke BNN,” katanya. (TribunBatam.id) (TribunGorontalo.com)
Sumber: TribunGorontalo.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Ilustrasi-oknum-polisi-Polda-Kaltara-kena-pecat-gegara-kasus-asusila.jpg)