Selasa, 5 Mei 2026

LINGGA TERKINI

Warga Desa Baran di Lingga Keluhkan Stok BBM Kurang, Kabag Ekonomi Bersikap

Kabag Ekonomi Pemkab Lingga, Said Hendri bersikap terkait keluhan warga Desa Baran stok BBM solar yang kurang, khususnya untuk nelayan

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Dok. warga Iwan untuk Tribun Batam
Rapat bersama tokoh masyarakat Desa Baran, BPD, Dusun, RT/RW dan Kabag Ekonomi Lingga, Said Hendri di kantor Desa Baran, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Minggu (11/6/2023). 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Warga Desa Baran, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengeluhkan kurangnya stok Bahan Bakar Minyak (BBM).

Apalagi bagi mereka yang merupakan nelayan. Mereka membutuhkan solar yang cukup sebagai bahan bakar pompong untuk turun melaut.

Menyikapi masalah ini, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Pemerintah Kabupaten (Pemkab Lingga), Said Hendri pun bersikap saat rapat bersama tokoh masyarakat Desa Baran, BPD, Dusun, RT/RW di kantor Desa Baran, Minggu (11/6/2023).

Hendri menjelaskan, pihaknya akan turun langsung untuk mencari, melihat fakta dari informasi yang didengar terkait kekurangan BBM di Desa Baran.

"Jangan ada penjual dari pengecer BBM. Dengan kurangnya kuota BBM ini, para Sub Penyalur menjual dengan harga yang tidak sesuai yang telah ditentukan HET (Harga Eceran Tertinggi),” ungkap Said Hendri.

Jika hal itu terjadi lanjutnya, akan menyebabkan terjadinya inflasi daerah.

Baca juga: CEK Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Resmi Turun 1 Juni 2023 Termasuk di Kepri

Ia akan melakukan penertiban dan imbauan kepada pengecer, sub penyalur.

“Saya ingatkan di BBM ini ada uang negara, apabila salah mempergunakannya akan fatal akibatnya,” tegasnya.

Ia juga mengatakan jika terjadi harga yang sangat tinggi pada pihak sub penyalur atau pengecer, maka akan mempengaruhi distribusi baik itu komoditas pangan maupun barang dan jasa.

Said menuturkan, setiap masyarakat yang mempunyai kapal atau pompong berhak mempunyai E-pas kecil dan meneruskan ke DKP untuk membuat rekom guna mendapatkan BBM jenis Solar.

“Kalau tidak kita kendalikan atas kekurangan BBM ini bisa-bisa semua harga kebutuhan pokok masyarakat akan melonjak tinggi," sebutnya.

Ia menambahkan, pihak desa harus berkoordinasi dengan masyarakat yang membutuhkan BBM.

Baca juga: Pejabat Pemkab Anambas Ini Bingung BBM Pertalite Langka, Sebut Kuota Cukup

"Pihak desa berhak membuat rekom untuk penambahan BBM jenis solar maupun minyak tanah," sambungnya.

(TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved