BATAM TERKINI
IIBN Perguruan Tinggi Baru di Batam, Tawarkan Beragam Prodi di Bidang Digital Entrepreneurship
Institusi yang berlokasi di Komplek Mitra Mas, Teluk Tering, Batam Kota, Batam ini baru berdiri sejak tahun 2021. IIBN menawarkan tiga program studi (
TRIBUNBATAM.id, Batam - Batam memiliki satu lagi institusi pendidikan tinggi yang bisa menjadi pilihan tepat untuk belajar digital entrepreneurship, yaitu Institut Teknologi dan Bisnis Indobaru Nasional (IIBN).
Institusi yang berlokasi di Komplek Mitra Mas, Teluk Tering, Batam Kota, Batam ini baru berdiri sejak tahun 2021.
IIBN menawarkan tiga program studi (prodi) unggulan jenjang S1 di bidang teknologi dan bisnis, yaitu Bisnis Digital, Kewirausahaan, dan Sistem Informasi.
Masing-masing prodi tersebut memiliki konsentrasi ilmu yang spesifik. Prodi Bisnis Digital misalnya, memiliki pilihan konsentrasi Analisis Digital Bisnis, Digital Marketing, dan Animasi; prodi Kewirausahaan menawarkan konsentrasi Bisnis Kuliner, Bisnis Edupreneur, Bisnis Fashion, dan Bisnis Tourism khususnya bagi mahasiswa luar daerah atau yang sibuk bekerja; sedangkan prodi Sistem Informasi memiliki pilihan konsentrasi Desain Grafis, Web Programming, dan Data Administrator.
"Prodi serta konsentrasi yang kami tawarkan diharapkan mampu menjawab kebutuhan SDM di segala industri," ujar Rektor IIBN, Dr. Jontro Simanjuntak, SPt., S.E., M.M, Selasa (13/6/2023).
Melalui prodi yang ditawarkan ini, IIBN memiliki misi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan tinggi, serta menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Para alumni nantinya juga berpeluang ditawari pekerjaan dalam unit bisnis grup yang menaungi IIBN.
"Kami memiliki tujuan menciptakan SDM yang unggul di bidang teknologi, manajemen, dan bisnis," ujar Jontro.
Untuk mendukung tujuan itu, IIBN terus berupaya melengkapi fasilitas serta sarana dan pra sarananya. Kegiatan belajar mengajar akan dijalankan dalam bangunan kampus setinggi lima lantai, yang memiliki kurang lebih 17 ruang kelas dengan fasilitas lengkap.
Selain itu, dikembangkan pula fasilitas berupa perpustakaan, aula, tempat ibadah, klinik, kafeteria, ruang dosen hingga ruang konseling. IIBN juga akan memiliki laboratorium lengkap berjumlah kurang lebih enam unit, beberapa di antaranya, lab komputer dan animasi, lab kewirausahaan, lab bisnis digital, lab kuliner, lab UMKM, dan masih banyak lagi.
"Segala fasilitas ini dipersiapkan untuk mendukung kegiatan belajar mahasiswa agar lebih mudah mengembangkan dan mengekspresikan diri di bidang keilmuannya," jelas Jontro.
Sebagai kampus yang mengusung digital entrepreneurship, fasilitas-fasilitas yang tersedia di IIBN juga didukung digitalisasi. Contohnya, perpustakaan IIBN telah dilengkapi dengan gawai sentuh (iPad) yang terkoneksi dengan toko buku Gramedia, sehingga mahasiswa dapat dengan mudah mengunduh e-book atau membeli buku-buku yang menunjang pelajaran.
Kemudian, akses masuk kampus, seperti pada pintu masuk utama dan pintu kelas akan dilengkapi dengan scanner kartu yang hanya dapat dimiliki oleh civitas akademika. Mekanisme ini membuat akses ke gedung kampus IIBN menjadi lebih praktis dan aman.
Proses belajar mengajar di IIBN juga didukung oleh tenaga pengajar (dosen) yang berkualitas. Sebanyak lima belas dosen yang mengajar di IIBN telah menempuh jenjang pendidikan minimal S2, dan ada pula yang telah lulus S3, dengan pangkat tertinggi setingkat Lektor.
"Mahasiswa kami sangat beragam, ada yang dari luar Batam juga, dan 98 persen itu adalah pekerja. Jadwal perkuliahan kami yang fleksibel mampu mendukung kebutuhan para mahasiswa tersebut," ujar Jontro.
IIBN memiliki beragam pilihan kelas yang bisa disesuaikan dengan jadwal kesibukan mahasiswa. Ada kelas pagi, kelas malam, kelas shift, dan juga kelas eksekutif setiap Jumat dan Sabtu yang diperuntukkan khususnya bagi mahasiswa luar daerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/IIBN-Batam.jpg)