BERITA KRIMINAL
Bongkar Dugaan Korupsi di RSCM Bukittinggi, Seorang Dokter Dapat Banyak Intimidasi
Deddy Herman adalah dokter spesialis paru yang menjabat Wakil Satgas Covid-19 Kota Bukittinggi. Ia juga pernah ditugaskan hingga ke Wisma Atlet Jakart
Lebih lanjut, Deddy Herman jug melihat adanya ancaman kepada profesinya yang juga sebagai dosen. Pasalnya, Deddy Herman pernah disebut bakal dipindah tugaskan.
"Kabarnya saya juga akan diadukan ke Dekan FK Unand (karena keberanian mengungkap kasus RSAM)," kata Deddy Herman.
Terkait update terbaru dari RSAM Bukittinggi, kata Deddy Herman, sejumlah tenaga kesehatan yang merasa dirugikan telah bertemu dengan mantan Direktur RSAM pada awal Februari lalu.
Pada pertemuan tersebut, mereka membahas tentang adanya kesalahan dalam pembagian uang dana Covid-19. Mantan Direktur RSAM kala itu juga telah menyampaikan permintaan maaf.
Kendati demikian, menurut Deddy Herman, permasalahan tak bisa selesai dengan semudah dan secepat itu. Ditambah, menurut Deddy Herman, ada aliran dana covid-19 yang terindikasi dikorupsi.
"Mereka minta maaf dan saat itu juga ada usaha untuk mengubah SK supaya menutupi kesalahan. Saya bilang, masalah belum selesai dan tak ada keputusan, ada banyak orang yang dirugikan," tegas Deddy Herman.
Keberanian Deddy Herman tersebut, bukan tanpa alasan. Pasalnya, ia menyebut punya banyak bukti, bahkan rekaman suara dan chat-an whatsApp.
"Keberanian telah dilakukan, jika ada intimidasi, surat perlindungan dengan tembusan ke pemerintah pusat juga telah diantarkan. Selanjutnya saya berlindung kepada Allah SWT saja lagi," pungkas Deddy Herman.(TribunPadang.com/Alif Ilham Fajriadi)
Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Usai Bongkar Dugaan Korupsi di RSAM Bukittinggi, Dokter Deddy Minta Perlindungan Presiden
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/dokter-deddy-herman-saat-diwawancarai-awak-media-di-bukittinggi.jpg)