PERAMPOKAN BOS MONEY CHANGER DI BATAM
PERAMPOKAN DI BATAM, Bos Money Changer di Batam Diduga Kehilangan Rp 11 Miliar
Perampokan uang milik sebuah money changer di Batam dilakukan 3 orang berseragam polisi yang ternyata polisi gadungan. Kerugian ditaksir Rp 11 miliar.
Penulis: Beres Lumbantobing |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Peristiwa perampokan uang milik sebuah Money Changer di Batam, Minggu (11/6/2023) malam dilakukan oleh polisi gadungan.
Pelaku menggunakan seragam polisi dan membawa senjata api serta borgol saat menjalankan aksinya.
Aksi perampokan terhadap korban yang saat itu mengendarai Toyota Avanza disebut berlangsung singkat dan diduga dilakukan oleh penjahat profesional.
Apalagi pelaku telah mengetahui saat itu korban baru saja selesai mengambil uang dari loket Money changer di kawasan Harbour Bay dan Sei Panas.
Selain para pelaku yang masih misteri, lokasi perampokan itu juga terjadi di kawasan sepi, tepatnya di jalan Hang Tuah Nongsa, Batam.
Lokasi ini menjadi lintasan menuju Polda dan Bandara.
Lokasi kejadian tidak jauh dari kawasan simpang bundaran bandara udara Hang Nadim Batam.
Pantauan Tribun, Rabu (14/6/2023) sore, lokasi itu jauh dari permukiman warga.
Baca juga: Kronologis Perampokan Bos Money Changer di Batam, Pelaku Sempat Borgol Korban
Di sekitar ruas jalan dikelilingi rerumputan dan pepohonan. Jalanan pun penuh debu tanah.
Di lokasi sedang berlangsung proyek pengerjaan jalan. Jalan yang semula hanya dua lajur kini dibuat menjadi lima lajur.
Seain itu, lampu penerangan (PJU) tak seluruhnya menyala di lokasi.
Jika pagi hingga sore hari, proyek pengerjaan jalan akan berlangsung.
Sedangkan malam hari aktivitas proyek akan berhenti kecuali alat berat.
Tempat kejadian diperkirakan tidak jauh dari simpang bundaran Bandara Hang Nadim.
Di lokasi, seorang warga mengaku tak mengetahui secara detail kejadian yang terjadi saat itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/15062023perampokan-mony-changer.jpg)