Jumat, 24 April 2026

LINGGA TERKINI

Turis Belanda Kunjungi Lingga, Antusias Petik Salak Langsung dari Pohon

Sejumlah turis Belanda antusias saat mengikuti Wisata Petik Salak di Desa Resun. Mereka memetik langsung salak dari pohonnya.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dok Pemerintah Desa Resun
Sejumlah turis asal Belanda tampak antusias saat mengunjungi wisata petik salak di Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Rabu (2/8/2023). 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah wisatawan asal Belanda tampak antusias saat memetik salak langsung dari pohon di Kabupten Lingga, Provinsi Kepri.

Beberapa dari wisatawan Belanda itu bahkan mengabadikan pengalaman mereka ini menggunakan ponsel mereka.

Terdapat 11 wisatawan asal Belanda yang mengunjungi Wisata Petik Salak di Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara.

Mereka tak ragu memasuki banyaknya pohon salak yang batangnya berduri ini sambil membawa ember.

Warga didampingi pihak desa yang mempunyai kebun salak, juga menunjukkan bagaimana tata cara memetik salak kepada mereka.

Baca juga: Kasus Malaria di Lingga NIHIL 3 Tahun Berturut Turut, Dinkes Usul Ini ke Kemenkes

Awalnya, 11 orang asal Belanda ini mengunjungi wisata Pulau Benan, Lingga.

Beranjak dari sana, mereka langsung ke wisata Desa Resun.

"Alhamdulillah kami kedatangan wisatawan dari Negera Belanda dan ke Objek Wisata Petik Salak Desa Resun," kata Kepala Desa Resun, Hairul Mazi kepada TribunBatam.id, Kamis (3/8/2023).

Hairul menjelaskan, turis asing ini akan akan berada di Desa Resun selama 2 hari.

"Selama 2 hari ini mereka mengunjungi Objek wisata Air Terjun, Wisata Petik Salak dan camping di Sungai Kim," sebutnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Resun, Rahul Priambudi mengungkapkan bahwa Pokdarwis menemani turis ini, yang awalnya tracking di Air Terjun Resun hingga mengelilingi desa.

Baca juga: Wisata di Lingga Kembali Bangkit, Benan Island Resort Hadir di Pulau Benan

"Dari situ kami jalan kaki ke kebun salak, lihat-lihat cara metik salak, ada juga main bedel dalam itu (meriam bambu-red). Mereka beli sekilo salak," tuturnya.

Saat mengelilingi Desa Resun, wisatawan ini pun mendapatkan perhatian besar dari warga yang ingin berfoto-foto.

Wisatawan ini juga berbaur dengan masyarakat, bahkan bermain voli bersama.

"Jadi malam tadi mereka camping di Desa Resun, lanjut pagi ini mau cari sarapan lokal," tambahnya.(TribunBatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved