KEMUNCULAN BUAYA DI PULAU BINTAN
VIRAL Buaya Muncul di Tanjungpinang Bikin Heboh Warga
Warga yang meilintasi jembatan di Tanjungpinang tampak berhenti setelah melihat buaya muara sepanjang 2 meter berenang melintasi bawah jembatan.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
Daerah di Bintan ini sebelumnya menjadi sorotan karena rawan kemunculan buaya.
Tepatnya di Jalan Baru, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.
Mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, Kelurahan Sei Lekop memasang plang imbauan rawan buaya di atas aliran sungai itu.
Dari informasi yang didapatkan TribunBatam.id, pemasangan papan plang itu dilakukan pada Senin (3/7) kemarin.
Pemasangan itu juga langsung disaksikan Kepala BPBD Bintan, UPT Damkar Bintan Timur yang turun melihat lokasi rawan buaya di aliran sungai tersebut.
Kepala UPT Damkar Bintan Timur, Nurwendi menuturkan, bahwa pemasangan plang disana dilakukan pada Senin (3/7).
Baca juga: Potongan Tubuh Manusia Ditemukan Dalam Perut Buaya, Korban Sempat Dinyatakan Hilang
Hal itu dilakukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa lokasi aliran sungai itu daerah rawan buaya.
"Dari informasi yang kami dapat dari warga, lokasi aliran sungai ini sering muncul buaya. Maka dari itu, untuk mengantisipasi supaya hal yang tidak di inginkan terjadi, pihak kelurahan memasang plang himbauan bertuliskan "Awas Daerah Rawan Buaya" di lokasi," terangnya.
Ditempat terpisah saat di Konfirmasi Lurah Sei Lekop, Raja Risnanda Putra membenarkan bahwa pemasangan plang rawan buaya disana dari pihak kelurahan.
Hal itu dilakukan supaya masyarakat dan beberapa orang yang memancing disana bisa mengetahui lokasi daerah itu rawan buaya.
Pasalnya, lokasi aliran sungai itu merupakan habitat buaya-buaya yang kerap muncul tersebut.
"Kalau warga kita sebenarnya sudah mengetahui di sana rawan ada buaya, karena sering muncul. Tapi kadang ada pendatang yang memancing di sana yang sama sekali tidak mengetahui. Maka dari itu, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi, kita pasang plang tersebut," ungkapnya.
Raja juga menambahkan, untuk lokasi rawan adanya buaya di aliran sungai Sei Lekop ada sekitar tiga titik lokasi lagi.
Rencananya tiga titik itu juga akan dipasang plang himbauan yang sama.
"BPDB Bintan rencananya akan menyediakan tiga plang lagi untuk tiga titik lokasi rawan buaya yang ada di Kelurahan Sei Lekop," tutupnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Penampakan-buaya-di-Tanjungpinang-Kepri-VIRAL.jpg)