Breaking News
Senin, 27 April 2026

KARIMUN TERKINI

Gas 3 Kg di Karimun Masih Saja Langka Bikin Gusar Emak Emak

Kelangkaan gas 3 kg di Karimun masih saja terjadi. Warga bahkan sampai memburu informasi sekecil apapun di medsos, hingga mendatangi agen.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
GAS 3 KG DI KARIMUN LANGKA - Sejumlah warga saat mendatangi pangkalan gas elpiji tiga kilogram di kawasan Pelipit, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Jumat (18/8/2023). Warga Karimun masih mengeluhkan kelangkaan gas 3 kg ini. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Suara sumbang warga terkait kelangkaan gas 3 kg di Karimun masih saja terdengar.

Warga Karimun bahkan mencari keberadaan gas elpiji 3 kg itu secara online.

Mereka memantau media sosial mulai dari WhatsApp maupun Facebook.

Seorang warga Ranggam Sari mengatakan, sudah dua hari ini mencari gas 3 kg ke setiap agen.

Namun belum juga membuahkan hasil.

"Sejak kemarin agen-agen yang jual gas kosong. Susah kami mau masak," ujarnya kepada TribunBatam.id, Jumat (18/8/2023).

Menurutnya, gas 3 kg di Karimun yang langka membuat masyarakat susah untuk beraktivitas.

Apalagi stok bahan makanan untuk dimasak menjadi busuk serta tidak lagi dapat digunakan.

Baca juga: Gas 3 Kg di Karimun Langka, Pemkab Ungkap Penyebabnya

Mereka bahkan harus merogoh kocek untuk membeli makanan siap saji.

"Tentunya ini sangat menyulitkan dan memberatkan. Pengeluaran juga bertambah, lantaran tidak bisa masak dan harus beli makan di luar," ujarnya.

Meskipun ada beberapa gas yang masuk ke agen dan pangkalan, itu tidak akan bertahan lama sebab sudah pasti di serbu oleh warga.

Seperti yang terjadi di kawasan Pelipit, Kecamatan Karimun hari ini.

Terlihat masyarakat menyerbu pangkalan gas untuk mendapat gas meskipun dalam kondisi hujan.

Namun, tidak sampai 30 menit stok gas yang baru masuk langsung habis.

Baca juga: Pengoperasian SPBE Karimun Terkendala Listrik, DPRD Singgung PT Soma Daya Utama

Bahkan ada juga masyarakat yang kecewa lantaran tidak mendapatkan gas.

Kabupaten Karimun sebelumnya telah memiliki Stasiun Pengisi Bahan Bakar Elpiji (SPBE) namun masih terkendala listrik yang belum memadai.

Sehingga proses pengisian gas elpiji tiga kilogram untuk kebutuhan Kabupaten Karimun, masih harus dilakukan di Tanjunguban, Kabupaten Bintan.(TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved