OKNUM PASPAMPRES ANIAYA WARGA

Panglima TNI Bereaksi Oknum Paspampres Diduga Aniaya Warga Aceh Hingga Tewas

Reaksi keras disampaikan Panglima TNI terkait oknum paspampres diduga menganiaya seorang warga Aceh hingga tewas dan viral di medsos.

|
TribunBatam.id via Twitter TNI AL
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menginstruksikan untuk memproses oknum TNI anggota Paspampres yang diduga menganiaya dan membunuh seorang warga Aceh hingga viral di medsos. 

Oleh Kodam Jayakarta, jasad Imam diserahkan dan diberangkatkan ke Aceh. Fauziah mengaku tidak mengetahui masalah apa yang membuat putranya dianiaya.

Baca juga: Sosok Emak Emak Lempar Sandal dan Air Mineral ke Jokowi saat Kunjungi Sumut

Yang dia tahu, empat bulan terakhir anaknya membuka usaha kios kosmetik sendiri di Tangerang Selatan.

"Sampai anak saya meninggal, saya tidak tahu salah anak saya apa," katanya.

Fauziah mendesak Presiden Jokowi turun tangan langsung untuk mengusut kasus kematian putranya.

"Apa salah anak saya Pak Jokowi, sampai dibunuh oleh oknum pengawal Bapak?” kata dia. Fauziah meminta pelaku dihukum setimpal. Seberat-beratnya harus dihukum dia (pelaku). Agar jangan ada lagi korban lain seperti anak saya di negara ini,” terangnya.

Berdasarkan informasi yang beredar terduga pelaku Praka RM adalah anggota Ta Walis 3/3/11 Ki C Walis Yonwalprotneg Paspampres.

Komandan Paspampres (Danpaspampres) Mayjen Rafael Granada menyebut kasus itu sedang ditangani Polisi Militer Kodam Jayakarta (Pomdam Jaya).

Menurutnya, terduga pelaku saat ini sedang didalami dan dimintai keterangan lebih lanjut.

Rafael memastikan pihaknya akan memberikan sanksi tegas jika Praka RM terbukti melakukan dugaan penganiayaan dan penculikan itu.

"Terkait kejadian penganiayaan di atas, saat ini pihak berwenang yaitu Pomdam Jaya sedang melaksanakan penyelidikan terhadap dugaan adanya keterlibatan anggota Paspampres dalam tindak pidana penganiayaan," ujar Rafael saat dikonfirmasi, Minggu (27/8/2023).(TribunBatam.id) (Kompas.com) (SerambiNews.com)

Sumber: Kompas.com, Serambinews.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved