BATAM TERKINI
Ipda Regina Raih Prestasi Gemilang Harumkan Polda Kepri di Turki
Dia menjadi lulusan terbaik Akademi Kepolisian Tukriye. Lantas bagaimana kisahnya mengukir prestasi di luar negeri?
Tapi di sisi lain saya juga mendaftar menjadi anggota kepolisian di Akpol Semarang, taruna Akpol.
Saya sudah di Semarang, tapi belum ada jawaban juga yang dari yang Turkiye ini tapi di Akpol sudah lulus terpilih.
Jadi saya tinggalkan yang Turkiye saya fokus mengikuti pendidikan di Akpol Semarang selama 4 tahun.
Tahun 2020 saya lulu, cita-cita itu belum luntur saya masih punya keinginan melanjutkan kuliah saya di luar negeri.
Akhirnya saya melihat surat telegram penerimaan beasiswa mahasiswa 3 orang untuk dikirim ke Polisi Akademi Turkiye.
Di situ saya melihat syarat-syarat nya sudah punya. Sertifikat bahasa Inggris saya sudah lengkap dan nilai nya juga memenuhi dan lainnya.
Akhirnya saya transkip data saya dan kirim ke SDM Mabes, lalu mengikuti seleksinya dan Alhamdulillah saya menjadi salah satu yang terpilih.
TB: mungkin mba Regina bisa menjelaskan kenapa memilih Turkiye? Apa yang menjadi pertimbangan mendasar sehingga memilih Turkiye bukan negara lain?
RA: tahun 2016 itu saya berpikirnya saya masih remaja, saya masih takut mungkin kalau misalnya kultur di Eropa atau Amerika.
Jadi saya berpikir oh Turkiye kayaknya negara muslim, untuk anak labil seperti saya kayaknya cocok.
Kemudian Turkiye juga mahasiswa Indonesia banyak sekali di sana.
Dan juga kurikulum pendidikan Turkiye sudah sama dengan eropa.
Biaya hidupnya juga tidak terlalu tinggi seperti di eropa.
TB: mba Regina kan setelah diterima Akpol dan sudah lulus enjoylah pastinya, tetapi mba Regina memilih untuk melanjutkan impian yang 4 tahun lalu ini dibangkitkan kembali untuk bisa kuliah di luar negeri.
Apa kira-kira benefit yang didapat saat mengikuti perkuliahan di sana?.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/fasfsafs.jpg)