MASTERCHEF INDONESIA
Sosok Qisthas, Peserta yang Pernah Idap Disleksia Lolos MasterChef Indonesia 11
Qisthas sukses dapatkan yes dari Chef Arnold dan Chef Renatta setelah hidangkan sajian pasta di galeri MasterChef Indonesia 11.
Penulis: Karunia Rahma Dewi |
Sehingga membuat penderita disleksia kesulitan dalam mengidentifikasi kata-kata.
Qisthas ingin membuktikan jika pengidap disleksia juga bisa mempunyai masa depan meskipun punya keterbatan.
Hal tersebut yang menjadi semangat Qisthas untuk mengikuti MasterChef Indonesia 11.
Baca juga: Sarjia Ibrahim Curi Perhatian Juri MasterChef Indonesia 11 Imbas Suka Marah-Marah
Perlahan Qisthas menjalani terapi hingga sembuh.
Di sisi lain, Qisthas sangat menyukai pasta sebab saat kecil dia suka membuat pasta mainan.
Qisthas pun memutuskan memasak pasta di MasterChef Indonesia 11 saat ajang kompetisi dimulai.
Alhasil, pasta buatannya berhasil mengantarkan Qisthas mendapatkan apron putih.
Qisthas sukses menyabet dua Yes dari Chef Arnold dan Chef Renatta.
Kebahagiaan Qisthas mendapatkan apron putih menular kepada orangtuanya yang telah menunggu di luar galeri.
Mereka juga ikut bergembira saat menunggu anaknya dapat apron MasterChef Indonesia 11.
Seketika, Qisthas langsung dipeluk oleh sang ibu yang ikut menemani putrinya audisi.
Ibu Qisthas tampak tersenyum haru melihat putrinya kenakan apron putih yang menandakan kalau sang anak lolos ke tahap selanjutnya
(Tribunabatam.id/ Karunia Rahma Dewi)
Baca juga: MasterChef Indonesia 11 Mulai Tayang, Nick Kontestan Asal Batam Lolos Babak Audisi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Qisthas-lolos-ke-babak-MasterChef-Indonesia-11.jpg)