LOVE SCAMMING DI BATAM
Kasus Love Scamming di Batam LAGI, Warga Kaget Banyak Perempuan yang Ditangkap
Warga Belakangpadang Batam kaget begitu melihat banyak perempuan warga negara China yang kembali ditangkap dalam kasus love scamming.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Penangkapan puluhan warga negara China jaringan love scamming membuat geger warga di wilayah hukum Polsek Belakangpadang.
Sejumlah warga berkumpul untuk melihat langsung penangkapan warga negara China pada Selasa (5/9) itu.
Dalam video yang diterima TribunBatam.id, hingga malam hari, sejumlah warga tampak berada dekat Polsek Belakangpadang.
Puluhan WNA China itu sebelumnya ditempatkan di sana, sebelumnya digiring petugas ke pelabuhan untuk dibawa ke Kota Batam, Provinsi Kepri.
"Ramai yang ditangkap," ujar seorang warga yang merekam dari depan Polsek Belakangpadang.
Baca juga: BREAKING NEWS, Polisi Tangkap Warga Negara China Jaringan Love Scamming LAGI
Warga lainnya bahkan terkejut ketika mengetahui banyak di antara warga China yang ditangkap itu merupakan perempuan.
Mereka tampak digiring anggota Polresta Barelang bersama Polsek Belakangpadang menuju pelabuhan untuk selanjutnya ke Batam.
"Ramai gini, Astagfirullah. Ada yang perempuan juga. Ya Allah, banyaknya yang perempuan tu," sebut warga lainnya.
Sedikitnya 42 warga negara China yang berada di Kecamatan Belakangpadang ditangkap.
Penangkapan warga negara China yang terlibat jaringan love scamming itu sebelumnya sempat viral di Batam serta membuat heboh warga di sana.
Mereka sempat dibawa ke Polsek Belakangpadang hingga menjadi atensi warga di sana
Baca juga: Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Kasus Love Scamming di Batam, Terkuak Modus Asli Para Pelaku
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi mengatakan, sejumlah warga negara China itu bersembunyi di pulau untuk menghindari petugas.
Penangkapan WNA China ini terjadi di wilayah hukum Polsek Belakangpadang dibantu Polresta Barelang.
"Benar kami telah mengamankan 42 WNA asal China. Puluhan WNA tersebut masih kami titip di Polresta Barelang untuk penyidikan lebih lanjut," katanya, Rabu (6/9/2023).
Puluhan WN China ini diduga kuat sebagai jaringan Love Scamming yang telah berhasil dibongkar oleh Interpol Indonesia dan China yang didukung Ditreskrimsus di Batam belum lama ini.
Sebanyak 88 warga negara China sebelumnya ditangkap dalam bangunan di Kara Industrial Park, Selasa (29/8).
Para Warga Negara China ini melakukan penipuan dan pemerasan dalam jaringan teknologi.
Kombes Pol Nasriadi menjelaskan, pengungkapan ini hasil dari kolaborasi aparat penegak hukum (APH) lintas negera.
Baca juga: Kasus Love Scamming di Batam, WNA China Harus Pakai Ruangan Khusus Untuk Call Tanpa Busana
Modusnya, para WNA ini melakukan video scamming melalui phone sex dan memeras korbannya melalui jaringan komunikasi daring
Sajauh ini hasil pemeriksaan, korbannya WNA China.
Tapi kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendalaman apakah ada WNI yang menjadi korban modus seperti ini.
"Jika ada, maka akan dilakukan proses sesuai hukum Indonesia," tegasnya.
Nasriadi memastikan pemeriksaan mendalam terhadap 88 orang WNA itu masih terus dilakukan.
Mengingat pengakuan dan barang bukti para pelaku korbannya warga China maka akan dilakukan deportasi ke negara asalnya.(TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Ungkap-kasus-love-scamming-di-Batam-LAGI-cuakks.jpg)