Kamis, 7 Mei 2026

BKKBN Kepri

Turunkan Angka Stunting di Kepri, TPPS, TPK Gelar Monev di Kabupaten Bintan

Tim Penanggulangan Percepatan Stunting (TPPS) Tim Pendamping Keluarga ( TPK ) dan Satuan Tugas Stunting Kepri gelar monev di Bintan, Rabu (27/9)

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Ist
Tim Penanggulangan Percepatan Stunting (TPPS) Tim Pendamping Keluarga ( TPK ) dan Satuan Tugas Stunting Kepri melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kabupaten Bintan. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Tim Penanggulangan Percepatan Stunting (TPPS) Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Satuan Tugas Stunting Kepri melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kabupaten Bintan.

Evaluasi ini merupakan kali ke-4 idatangi tim, setelah sebelumnya Kabupaten Anambas, Tanjungpinang dan Kabupaten Karimun.

Kegiatan ini untuk memastikan dan melihat kinerja, kendala termasuk permasalahan apa yang dihadapi di TPPS, TPK di Kabupaten Bintan.

Sekretaris Badan BKKBN Kepri, Sitti Jamillah mengatakan, pelaksanaan tugas TPPS, TPK, dan satgas stunting perlu terus dibina.

Termasuk dimonitor dan dievaluasi untuk efektivitas dan efisiensi, dalam melakukan pelaksanaan tugas, dari setiap tim, sehingga target percepatan penurunan stunting di tahun 2024 bisa tercapai.

"Monitoring (Pemantauan) dan evaluasi (Monev) merupakan salah satu elemen penting dalam pelaksanaan setiap program dan kegiatan," kata Sitti, Rabu, (27/9/2023).

Foto 2 satgas
Tim Penanggulangan Percepatan Stunting (TPPS) Tim Pendamping Keluarga ( TPK ) dan Satuan Tugas Stunting Kepri melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kabupaten Bintan.


Pelaksanaan monev akan memberikan informasi tentang proses dan tahapan-tahapan pelaksanaan kegiatan. Termasuk mengidentifikasi kendala-kendala dan intervensi yang diperlukan dalam upaya perbaikan pelaksanaan di waktu yang akan datang.

Pelaksanaan monev dimaksudkan untuk mendapatkan informasi yang lebih objektif tentang kemajuan pelaksanaan program dan kegiatan dan menilai hasil pelaksanaannya.

Monitoring dan evaluasi perlu dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, sehingga gambaran kondisi lapangan di tiap daerah dapat diketahui dan juga dapat direspon dengan kebijakan dan kegiatan yang sesuai.

" TPPS, TPK dan Satgas dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan monev di seluruh Indonesia," katanya.

Baca juga: BKKBN Kepri Gelar Rekonsiliasi Percepatan Penurunan dan Rembug Stunting

Kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan merupakan hal yang penting dalam suatu proses kegiatan pendampingan keluarga.

Hal ini dilakukan untuk memperoleh informasi yang berkesinambungan agar pelaksanaan pendampingan keluarga sesuai dengan hasil yang diharapkan serta untuk mengevaluasi sejauh mana pencapaian pelaksanaan pendampingan keluarga.

Sekretaris DP3KB Kabupaten Bintan dr. Untung Siswanto mengaku terus menerus mendukung program stunting ini.

"Kami terus melakukan inovasi -inovasi untuk mendukung stunting ini," kata dia.

Sejauh ini menurutnya di Desa Teluk Sasa sudah didirikan rumah asu untuk stunting.

"Kenapa harus di Tekuk Sasah, karena di sana angka stunting masih tinggi," ujarnya.

Penyebab yang ditemukan di sana adalah karena kedua orang tuanya bekerja, sehingga anak kurang kasih sayang dan cara mendidik.

Ke depan ini jadi perhatian pemerintah Kabupaten Bintan agar angka stunting di Bintan bisa turun.

(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved