MATA LOKAL CORNER
Anggota DPRD Batam Ikut Pemilu 2024 Lagi Berebut Suara Warga Sagulung
Anggota DPRD Batam mantap ikut Pemilu 2024 lagi berebut kursi Dapil IV. Satu di antaranya bahkan sudah duduk dua periode.
Kecamatan Sagulung paling banyak kavelingnya.
Dari dahulu, KSB paling banyak dibangun di Kecamatan Sagulung.
Sehingga banyak membutuhkan BPJS dari pemerintah. Ini juga menjadi perhatian.
"Kalau terpilih kembali akan bersinergi dengan pemerintah dan disusun dalam RPJMD. Pemko Batam bersama DPRD kota Batam sudah menjadi satu kesatuan sehingga tak ada lagi LPJ walikota yang ditolak. Kita tak bisa lari dari Perda RPJMD. Pendidikan masalah lahan. Pemko membangun infrastruktur jalan, tapi pendidikan terlupakan," katanya.
Dalam diskusi MLC ini, Djoko juga tampak membantah anggota dewan saat ini sudah terlambat menangani persoalan pendidikan di Kota Batam.
Pasalnya, di DPRD Batam memiliki bagian pekerjaannya sesuai bidang setiap komisi.
"Kami (DPRD Batam) terbagi menjadi 4 komisi. Saya 2.5 tahun di komisi 4, nah 7.5 tahun saja di komisi 3. Mitra kerja kami infrastruktur pembangunan. Nah pendidikan didalami komisi 4. Komisi kita sudah on track. Kalau kita masuk ke komisi IV secara utuh tak mungkin. Kita hanya menyarankan saja. Secara fraksi kita sudah menyampaikan. Kami DPRD tak akan membahas kalau OPD terkait tak mengusulkan. Selagi OPD terkait tak mengusulkan, kami tak bisa mengusulkan," paparnya.
Selain Djoko Mulyono, ada lagi anggota DPRD Batam lagi yang ikut Pemilu 2024.
Ia adalah Utusan Sarumaha dari Partai Hanura.
Utusan pun optimistis mempertahankan kursinya dengan membawa dua gagasan.
Pertama adalah gagasan formal, yaitu adalah implementasi tugas dan fungsi sebagai anggota DPRD Batam.
Sebagai petahana, implementasi itu akan maksimal dalam pendapatan APBD kota Batam, mengawal produk hukum daerah, pengawasan anggaran dan lainnya.
"Saya yang pertama sekali melakukan upaya terkait Jamkesda. Ada peraturan walikota, kami melihat ada hal yang memberatkan. Kalau misalnya masuk RS tanggal 1 dan tanggal 5 surat dari Dinsos keluar, nah yang ditanggung dari tanggal 5 saja. Itu saya gebrak meja. Kita bisa mengintervasi Perda," ujar pria yang menjabat sebagai Anggota Komsisi I DPRD Kota Batam ini.
Kedua gagasan sosial. Ia berharap bisa hadir disetiap jeritan masyarakat di Kota Batam Provinsi Kepri.
Seperti diketahui, BPJS kesehatan ada 2 sumber PBI APBN dan PBI APBD.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Mata-Lokal-Corner-Tribun-Batam-Pemilu-2024.jpg)