Selasa, 21 April 2026

BATAM TERKINI

Kualitas Udara di Batam Menurun, Pemko Belum Terbitkan Surat Edaran Pakai Masker

Pemko masih pantau kualitas udara Batam beberapa hari ini. Sekda Batam Jefridin sebut, hingga kini belum ada kebijakan soal penggunaan masker

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi
Potret langit di Batam Center pada Sabtu (7/10/2023) pagi. Pemko belum ada terbitkan surat edaran pakai masker terkait kualitas udara Batam yang menurun 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Batam masih memantau kualitas udara melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid.

"Kita terus pantau bagaimana kualitasnya. Belum ada imbauan pakai masker. Kita masih tunggu dulu laporan dari DLH, bagaimana kondisi kualitas udara Batam," ujar Jefridin saat dijumpai di Dataran Engku Putri Batam Center, Sabtu (7/10/2023).

Menurutnya, kebijakan untuk mengenakan masker ini akan dikeluarkan seiring menurunnya kualitas udara.

Sejauh ini, kualitas udara Batam masih sedang. Sampai saat ini, belum ada arahan atau imbauan wajib menggunakan masker.

"Nantilah, kalau memang kualitasnya memburuk atau kabut asap makin tebal, bisa ada kebijakan soal penggunaan masker saat aktivitas di luar rumah," katanya.

Pantauan Tribunbatam.id, kondisi kualitas udara di Batam memasuki kualitas sedang. Jerebu terlihat semakin menebal seperti yang terlihat di Batam pada Sabtu (7/10/2023).

Baca juga: Kualitas Udara di Batam Tidak Sehat pada Sabtu Pagi, Warga Diimbau Pakai Masker

Jerebu terlihat menyelimuti Batam Kota, seperti di wilayah Dataran Engku Putri Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri.
Meskipun masih aman, jarak pandang tidak seperti biasa. Kabut asap cukup tebal menyelimuti Batam.

Seorang warga, Kartika mulai khawatir kualitas udara di Batam yang sudah mulai menurun.

"Khawatir sudah pasti, karena kondisi udara berbeda dari biasanya," sebutnya di Dataran Engku Putri.

Antisipasi adanya gangguan pernafasan, ia berupaya mengurangi aktivitas di luar rumah, khususnya untuk putrinya yang berusia satu tahun.

"Kami punya bayi. Takutnya ada gangguan pernapasan atau ISPA. Anak-anak cukup riskan soal udara ini," katanya.

Sebelumnya diberitakan, kualitas udara di Batam masuk kategori tidak sehat pada Sabtu pagi. Nilai indeks standar pencemaran udara (ISPU) mencapai 111 atau masuk kategori tidak sehat (kuning).

(TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved