Kamis, 16 April 2026

BATAM TERKINI

Paket Sembako Murah di Batam Mulai Disalurkan 25 Oktober 2023

Paket sembako murah di Batam rencananya akan didistribusikan mulai 25 Oktober 2023. Saat ini prosesnya sudah masuk paket e-catalog.

TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 76 ribu paket sembako murah akan segera didistribusikan kepada masyarakat Kota Batam yang membutuhkan, mulai 25 Oktober 2023 mendatang.

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengungkapkan, paket sembako murah ini akan didistribusikan sebanyak dua kali tahun ini, ke 12 kecamatan yang ada di Batam.

"Ini sudah masuk paket di e-catalog. Satu paketnya berisikan beras 5 kilogram, minyak makan 2 liter, dan gula pasir kemasan 1 kilogram," jelas Gustian, Kamis (12/10/2023).

Ia menjelaskan, proses pendataan warga yang akan menerima sembako murah ini sudah masuk tahap finalisasi. Pihaknya meminta agar penyaluran sembako ini tepat sasaran, dan dipastikan tidak ada pegawai di lingkungan Pemko Batam yang menerima paket ini.

"Saya sudah ingatkan ke camat dan lurah, paket sembako ini untuk warga yang tidak mampu," ujar Gustian.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, mengungkapkan, dalam rangka menekan inflasi terutama akibat kenaikan harga beras, pihaknya akan kembali menjalankan dua program Operasi Pasar dan Sembako Murah.

"Pasar murah kemungkinan di bulan November mulai dijalankan, juga ada operasi pasar menjelang natal," jelas Jefridin.

Harga sejumlah komoditas bahan pangan di Batam sebelumnya mengalami kenaikan.

Selain beras, harga gula pasir eceran kini juga tengah melambung.

Di pasar tradisional Batam, harga gula pasir non-kemasan mencapai Rp 14.000 sampai Rp 15.000, sedangkan di warung-warung harganya mencapai Rp 16.000 per kilogram.

Sedangkan beras, masih dijual kisaran harga Rp 13.000 sampai Rp 15.000 per kilogram.

Beras paling banyak dibeli, yaitu merek Harumas pun kini harganya masih di kisaran Rp 14.500 per kilogram.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, mengatakan, pihaknya baru menerima laporan kenaikan harga pada komoditas beras.

Biasanya, untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok di Batam, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), akan berkoordinasi dengan seluruh distributor pangan untuk menggelar operasi pasar murah.

Operasi pasar yang digelar di sembilan kecamatan mainland ini akan memprioritaskan pengadaan bahan-bahan pangan yang sedang mengalami lonjakan harga, contohnya seperti beras dan gula.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved