Selasa, 28 April 2026

KISRUH REMPANG

Relokasi Warga Rempang Terbaru, BP Batam Gelar Kenduri Akbar

Upaya relokasi warga Rempang terus berproses. BP Batam menggelar kenduri akbar menyambut warga yang bersedia direlokasi.

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Ucik Suwaibah
RELOKASI WARGA REMPANG - Perwakilan warga Rempang yang bersedia direlokasi saat Kenduri Akbar di Lapangan Buana Central Park Tembesi, Kamis (12/10/2023) malam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Relokasi warga Rempang oleh BP Batam terus berproses.

Yang terbaru, Badan Pengusahaan (BP) Batam mengadakan Kenduri Akbar menyambut warga dari Pulau Rempang yang bersedia di relokasi.

Kenduri akbar di lapangan Buana Central Park Tembesi itu berlangsung pada Kamis (12/10/2023) malam.

Sejumlah warga dari berbagai kalangan hadir.

Di antaranya tokoh agama, tokoh pemuda, ibu-ibu, hingga anak-anak untuk menempati hunian baru.

Ketua pelaksana Kenduri, Rusli mengatakan warga yang bersedia direlokasi mengucapkan terima kasih banyak karena telah difasilitasi selama upaya pergeseran ini berjalan.

Baca juga: Makam Tertua Pulau Rempang Batam itu Bernama Makam Lumbuk Lanjut

Kenduri akbar BP Batam sambut warga Rempang bersedia direlokasi
RELOKASI WARGA REMPANG - Sejumlah warga Rempang yang bersedia direlokasi saat menghadiri kenduri akbar yang digelar BP Batam di Lapangan Buana Central Park Tembesi, Kamis (12/10/2023) malam.

"Terkait proyek pengembangan Rempang Eco City, saya yakin kepada pemerintah kota Batam Rempang dan Galang akan maju dengan perkembangan dan pembangunan nantinya," ujar Rusli.

Ia juga menaruh harapan untuk masyarakat khususnya di Pulau Rempang agar senantiasa menjaga keharmonisan negara agar tidak terjadi konflik.

Rusli percaya, keputusan yang diambil BP Batam tentu merupakan keputusan hang sangat baik demi kemajuan masyarakat Rempang kedepannya.

Perwakilan dari warga Rempang, Azan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada BP Baram karena mendapat fasilitas di hunian sementara mendapat tempat yang layak dan nyaman.

"Kami sangat mendukung pembangunan, bahkan hunian sementara yang kami tempati sangat layak dan nyaman," ujarnya.

Baca juga: Warga Rempang Gelar Aksi Solidaritas Tolak Relokasi dan Bantah Pernyataan Bahlil

Juliana, salah seorang warga dari Pasir Panjang juga mengatakan dirinya mengaku senang upaya pendekatan dan langkah persuasif yang dilakukan BP Batam guna mempercepat pembangunan selama ini dilakukan secara humanis.

"Kami ditempatkan di tempat yang layak. Untuk warga kami yang belum di relokasi agar di sosialisasikan kembali agar bisa bergabung dengan kami di tempat relokasi yg baru ini," kata Juliana.

Ia berharap, proyek pembangunan Rempang Eco City mudah-mudahan bisa menjamin keberlangsungan serta kehidupan yang layak untuk anak cucu di kemudian hari.

Kepala BP Batam melalui anggota Bidang Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad mengucapkan selamat datang bagi warga Rempang yang bersedia melakukan hijrah ke hunian baru sementara.

Ia juga mengungkap beberapa hari yang lalu, pihak BP Batam juga telah menyampaikan aspirasi warga Rempang kepada pihak pusat.

"Saya mengatakan selamat datang, bagi warga Rempang yang hijrah kesini. Insya Allah apa yang bapak ibu semua harapkan segera tersalurkan," kata Sudirman.

Baca juga: Relokasi Warga Rempang oleh BP Batam Disorot Ombudsman RI, Singgung Hunian Tetap

Ia juga mengatakan, pengembangan proyek Rempang Eco City ini tentu akan berpengaruh kepada perekonomian dan masa depan warga Pulau Rempang.

"Pertemuan dengan Kementerian perekonomian dan Investasi akan ada anak anak Rempang yang akan di didik dan disekolahkan sesuai keinginan putra-putri Rempang. Jadi untuk yang ingin kuliah, BP Batam sudah bekerja sama dengan Politeknik Negeri Batam dan Universitas Maritim Ali Haji. Insya Allah bisa membantu untuk yang ingin kuliah," kata Sudirman

Rencananya pemerintah juga akan mengadakan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat.

Terutama di wilayah komplek hunian akan disediakan sarana pelatihan seperti menjahit, membuat produk umkm dan lainnya.

Sudirman juga menyampaikan anak-anak yang bersekolah juga akan diantar jemput dengan Bus yang disiapkan oleh Pemko Batam dan BP Batam.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Sudirman menyampaikan pembangunan Rampang Eco City tidak akan menyengsarakan rakyat.

Namun dengan adanya proyek ini akan menjadi harapan baru bagi masyarakat Rempang Galang.(TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved