Senin, 4 Mei 2026

Dua Nelayan di Bintan Tersambar Petir saat Pulang Melaut, Satu Meninggal Dunia

Dua nelayan di Bintan asal Desa Sebong Lagoi tersambar petir saat pulang melaut. Satu di antaranya meninggal dunia, satu lagi kritis

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Suar.id
Ilustrasi disambar petir. Dua nelayan di Bintan tersambar petir saat pulang melaut, satu meninggal 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Dua nelayan asal Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau tersambar petir, Rabu (18/10/2023).

Keduanya yaitu Bahtiar (47) dan Faisal (43).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, saat itu keduanya baru pulang dari laut.

Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Bintan Buyung Adly mengatakan, peristiwa itu cukup mendadak dan mengejutkan warga sekitar.

"Saat kejadian keduanya baru pulang melaut. Mereka sudah dekat dengan pelantar. Tiba-tiba petir menyambar mereka," ucap Buyung.

Kedua sempat ditolong nelayan lain dan warga sekitar ke Puskesmas.

Baca juga: Kondisi Hendra Pekerja Bangunan Tersambar Petir di Karimun Masih Kritis

"Bahtiar meninggal dunia ketika sampai di Puskesmas Teluk Sebong sementara Faisal dalam kondisi kritis dan dirujuk ke RS Engku Haji Daud Tanjunguban," jelas Buyung.

Jarak antara lokasi kejadian tidak jauh, hanya kurang lebih 1 kilometer dari Dermaga Pelantar Panjang.

Hal yang sama juga disampaikan oleh seorang nelayan setempat bernama Zulfikli.

Kepada Tribun Batam ia menjelaskan, keduanya selama ini memang selalu pergi melaut.

"Hari ini mereka pergi ke laut sekitar pukul 09.00 WIB dan baru pulang sekitar pukul 11.30 WIB setelah cuaca kurang baik," jelasnya.

Saat melaut tidak hanya mereka berdua saja. Ada tiga pompong, tetapi yang menjadi korban tersambar petir hanya saja dua orang saja.

Baca juga: Berteduh di Gubuk, Tiga Orang Disambar Petir, Satu Diantaranya Dinyatakan Tewas

Peristiwa ini merupakan kali kedua. Sebelumnya beberapa tahun lalu juga terjadi hal serupa.

"Korban meninggal dunia (Baktiar) sudah dimakamkan sekitar pukul 18.30 WIB. Sementara Faisal masih mendapatkan perawatan di RS. Engku Haji Daud Tanjunguban," katanya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved