BERITA KRIMINAL
Penggali Sumur Tewas, Kuat Dugaan Cium Gas Beracun Saat Bekerja
Warga Kampung Sukamulya, Desa/Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menemui ajalnya di dasar sumur yang tengah ia gali sendiri.
TRIBUNBATAM.id, TASIKMALAYA - Seorang penggali sumur dinyatakan tewas setelah menggali sumur.
Tewasya pria bernama Supriatna tersebut diduga mencium gas beracun.
Supriatna, seorang penggali sumur meninggal dunia saat menunaikan pekerjaannya di Kampung Mulyamekar, Desa/Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Sabtu (28/10/2023).
Warga Kampung Sukamulya, Desa/Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menemui ajalnya di dasar sumur yang tengah ia gali sendiri.
Kasi Humas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jajang Kurniawan, mengatakan bahwa penyebab kematian korban masih diselidiki.
"Dari beberapa keterangan saksi, ada yang sempat mencium bau gas di dasar sumur,” ujar Jajang Kurniawan, melalui pesan singkat pada Minggu (29/10/2023).
Melalui hasil penyelidikan sementara, korban bersama temannya yang bernama Erik, diketahui tengah mengerjakan penggalian sumur pada salah satu rumah warga sejak Selasa (24/10/2023) lalu.
“Kemarin (Sabtu, 28/10/2023), korban hendak melanjutkan pekerjaannya itu. Korban turun ke dasar sumur sambil membawa palu dan pahat,” lengkap Jajang.
Sementar teman korban, Erik, masih berada di atas dan sempat mendengar suara pahatan dari dasar sumur sebanyak 3 kali.
“Setelah itu tidak terdengar lagi. Malah kemudian terdengar seperti ada material tanah yang turun dan kemungkinan menimpa korban,”
“Temannya itu langsung mencoba untuk turun memeriksa kondisi korban. Namun, sebelum sampai ke dasar sumur, ia mencium bau gas sehingga ia kembali lagi ke atas,” katanya.
Saat itu Erik berteriak memanggil korban, namun tidak ada respons.
Erik juga sempat melemparkan tali untuk korban, tapi tetap tidak ada reaksi apapun dari korban yang berada di dasar sumur.
Kemudian Erik segera mengabari warga sekitar dan segera melapor ke pihak kepolisian.
“Anggota Polsek Cineam dan piket Polres segara mendatangi ke lokasi. Kami juga menghubungi BPBD Kabupaten Tasikmalaya dan Basarnas untuk membantu proses evakuasi korban," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-mayat_20161227_131147.jpg)