Komunitas Vespa Tetap Eksis di Tanjungpinang Ibu Kota Kepri
Komunitas Bintan Vespa Club dibentuk di Tanjungpinang pada Mei 2021. Hingga kini komunitas ini masih aktif mengadakan kegiatan komunitasnya
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pencinta motor klasik jenis vespa di Kota Tanjungpinang seperti tidak ada matinya.
Saat ini di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), komunitas vespa masih tetap eksis.
Ini bisa kita jumpai saat sore hari terutama pada hari libur, komunitas motor tua ini sering mengadakan konvoi ataupun berkumpul di suatu tempat keramaian.
Jumlahnya pun bervariasi, antara komunitas satu dengan yang lainnya. Beberapa pencinta vespa sendiri sudah ada yang memodifikasi tampilan vespanya.
Ada juga yang masih merawat dengan baik dan mempertahankan keaslian vespanya, mulai dari mesin, kerangka hingga onderdil lainnya.
Sampai saat ini vespa-vespa jadul itu masih banyak diburu oleh para pencinta vespa. Bahkan mereka tak segan merogoh kocek dalam untuk mendapatkan vespa impiannya.

Salah satu pencinta vespa di Tanjungpinang, yakni Herman ikut dalam Komunitas Bintan Vespa Club.
Ia sudah lama menggeluti hobinya ini. Ia tetap merawat keaslian vespa miliknya yaitu vespa super tahun 1964.
Herman mengatakan, komunitas vespa ini sudah dibentuk sejak Mei 2001 hingga sekarang masih tetap aktif mengadakan kegiatan komunitasnya.
Baca juga: Vespa Gak Ada Matinya, Skuter Antik Idola Semua Kalangan
“Kita jenis vespa yang tergabung di komunitas itu banyak. Ada yang pakai vespa PX, Excel, dan vespa matic yang sekarang sudah banyak muncul. Kita juga sering adakan touring ke Bintan dan Batam,” ucap Herman, Sabtu (4/11/2023).
Keberadaan vespa sendiri masih jadi hal yang menarik perhatian baik itu anak muda hingga orang tua.
Herman juga memberi tips bagi anak muda yang tertarik mengoleksi vespa tua.
“Perhatikan dulu surat karena ini penting saat kita beli vespa klasik,” kata Herman.
Harga vespa sendiri masih sangat tinggi saat ini. Rata - rata dijual Rp 15 - 20 juta ke atas untuk vespa tua yang memiliki surat lengkap.
(TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)
Hasil Ekshumasi Mahasiswa di Tanjungpinang Tewas Tak Wajar Diumumkan Polisi |
![]() |
---|
13 Pegawai Pemko Tanjungpinang Terjaring Razia Lagi di Kedai Kopi saat Jam Kerja |
![]() |
---|
Bea Cukai Tanjungpinang Sita 4 Juta Batang Rokok Berbagai Merek dalam 7 Bulan Operasi |
![]() |
---|
Pemko Tanjungpinang Bentuk Tim Pengawasan, Respons Banyak Pegawainya Ngopi saat Jam Kerja |
![]() |
---|
Wali Kota Lis Belum Putuskan SDN 001 Tanjungpinang Barat Ditutup, Siswa Masih Belajar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.