Kamis, 7 Mei 2026

LINGGA TERKINI

PDAM Tirta Lingga Harapkan Hujan Atasi Krisis Air Bersih

Krisis air bersih atensi PDAM Tirta Lingga. Mereka mengharapkan hujan agar air waduk terisi.

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Dirut PDAM Tirta Lingga, Irfan Andaria saat diwawancarai di ruangannya, Rabu (8/11/2023). Ia mengungkap hujan membantu penambahan air waduk, sekaligus mengurangi dampak krisis air bersih di Lingga. 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Hujan deras yang mengguyur Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membantu penambahan air di waduk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang mengalami kekeringan.

Meski sudah terjadi hujan dalam beberapa hari di Kabupaten Lingga, namun debit air di waduk gemuruh PDAM Tirta Lingga hanya naik sekira 30 persen.

Sebelumnya, air waduk tersebut mengering hingga 90 persen, yang membuat air tak teraliri ke rumah warga.

Dirut PDAM Tirta Lingga Irfan Andaria mengatakan, bahwa Kabupaten Lingga mengalami kekeringan air selama 4 minggu.

"Meski sudah turun hujan namun untuk menambah debit waduk belum mencukupi," kata Irfan, Rabu (8/11/2023)

Dia menerangkan, untuk kenaikan debit air di waduk saat sekitar 30 persen, jika dalam posisi pipa kosong, air tersebut hanya bertahan sekitar 16 hingga 24 jam.

"Air tersebut dapat bertahan sekitar 16-24 jam jika pipa dalam kondisi kosong," imbuhnya.

Maka yang dapat dilakukan saat ini, pihaknya mendistribusikan air tersebut ke rumah-rumah warga dengan menggunakan mobil tangki dan menyiapkan hidran umum atau tandon, sehingga warga dapat menggunakan air tersebut.

"Solusi kita saat ini menggunakan mobil tangki mendistribusikan ke rumah-rumah warga dan menyiapkan hidran umum sehingga warga dapat menggunakan air tersebut," kata Kepala PDAM Tirta Lingga ini.

Warga Lingga tepatnya di Pasir Kuning, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep sebelumnya terpaksa menampung air hujan, Sabtu (4/11/2023).

Hal ini terjadi lantaran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lingga tidak mengalir lagi ke daerah tersebut dalam tiga pekan terakhir ini.

Sehingga, sebagian warga Kecamatan Singkep banyak mengeluhkan hal ini.

Seorang warga Pasir Kuning, Suci mengatakan, bahwa hujan memang yang paling ditunggu kehadirannya, dengan kondisi yang ia alami seperti ini.

“Alhamdulillah, berkah dari Allah, saat kami kesulitan air, hujan turun, setidaknya dapat mengisi bak dan ember-ember yang pada kosong,” ucap Suci.

Suci mengungkapkan bahwa semenjak 3 minggu terakhir ini daerahnya kesulitan air, sehingga ia harus berhemat memakai untuk kebutuhan keluarga.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved