BATAM TERKINI

Satu Kasus Monkeypox Ditemukan di Batam, Dinkes Bagikan Cara Cegah Penularannya

Satu kasus monkeypox ditemukan di Batam pada 11 November 2023. Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi benarkan temuan kasus itu

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
freepik
ilustrasi Monkeypox atau cacar monyet. Kasus cacar monyet ditemukan di Batam pada 11 November 2023 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus Monkeypox atau cacar monyet terdeteksi di Batam.

Satu orang di Batam dilaporkan terinfeksi penyakit cacar monyet ini dan kini sedang dalam perawatan.

Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi membenarkan temuan kasus cacar monyet di Batam.

Sebelumnya, kasus konfirmasi cacar monyet atau Monkeypox di Indonesia terus bertambah.

Laporan data harian per tanggal 11 November 2023, ada 44 kasus monkeypox. Dari data itu, satu kasus di antaranya ada di Batam.

“Benar, pada tanggal 11 November 2023 ditemukan satu kasus Monkeypox di Kota Batam,” ujar Didi, Rabu (15/11/2023).

Ia menyampaikan, pasien tak punya riwayat perjalanan keluar kota. Bahkan, berdasarkan pengakuannya, pasien juga tidak pernah melakukan kontak dengan orang yang diduga terinfeksi Monkeypox.

Baca juga: Kenali Gejala Cacar Monyet Beserta Cara Pencegahannya, Waspadai Nyeri Punggung

Hanya saja, Didi menduga pasien ada melakukan kontak dengan penderita cacar monyet pada awal bulan November lalu.

Cara cegah penularan penyakit monkeypox

Agar terhindar dari penyakit ini, Didi mengingatkan agar masyarakat Batam punya perilaku hidup sehat.

“Ya, perilaku hidup bersih dan sehat sangat mempengaruhi. Lalu menggunakan masker karena penyakit ini bisa pindah melalui cairan air liur ketika orang bersin,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia tidak menggunakan barang bersama. Misalnya, handuk yang belum dicuci, pakaian, atau berbagi tempat tidur, alat mandi, serta perlengkapan tidur seperti seprai, bantal, dan lainnya.

Untuk populasi berisiko tinggi, sedapat mungkin hindari perilaku berisiko.

Baca juga: WHO Ganti Nama Cacar Monyet Monkeypox Jadi Mpox

Yang dimaksud populasi berisiko tinggi, yaitu memiliki pasangan lebih dari satu orang yang mengidap kondisi imunokompromais (autoimun, penyakit kronis lainnya).

Gejala Monkeypox

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved