BANJIR DI BATAM
Banjir di Batam Bikin Penghuni Rusunawa Perumnas Piayu Payah Beraktivitas
Banjir di Batam dialami penghuni rusunawa Perumnas cabang Batam di Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Selasa (21/11/2023).
“Di belakang ada parit besar, kayaknya dari sana asalnya banjir ini," ujarnya.
Tidak hanya di Rusunawa Perumnas Cabang Batam.
Masih di Kecamatan Sei Beduk, banjir di Batam juga terpantau di Pasar Pancur.
Menurut Vania, warga Piayu yang sempat melintas di lokasi, banjir di Pasar Pancur cukup parah dan mencapai ketinggian hampir lutut orang dewasa.
“Banjirnya cukup parah sampai dekat lutut,” kata Vania kepada Tribun Batam.
Vania mengatakan, kemungkinan banjir di Pasar Pancur karena aliran air dari daerah sekitarnya yang tidak tertampung oleh parit-parit yang ada.
“Selokan pada penuh mau kemana air,"ucapnya.
Selain itu, kondisi banjir juga diperparah dengan hujan lebat dan angin kencang yang berlangsung dengan durasi cukup lama.
Akibatnya air tidak segera surut dan malah bertambah tinggi.
Baca juga: Banjir di Batam Rendam Mobil di Parkiran Pelabuhan Ferry Sekupang
Tidak hanya di Pasar Pancur, hampir sebagian besar jalan raya di Sei Beduk juga terendam banjir.
Di antaranya adalah Jalan Raya Utama S Parman.
Di jalan tersebut sebetulnya terdapat parit besar yang seharusnya mampu menampung debit air hujan. Namun, parit tersebut ternyata juga penuh dan airnya meluap ke jalan raya.
Pantauan TribunBatam.id, beberapa warga yang peduli dengan keselamatan pengendara inisiatif menutup jalan di lokasi agar tidak ada yang terjebak banjir di tengah jalan.
Mereka juga memandu para pengendara ke jalan alternatif yang lebih aman dari banjir.
“Jalan dialihkan dulu sementara ke tempat yang lebih aman,” kata seorang warga di lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Banjir-di-Rusunawa-Perumnas-Batam-di-Piayu.jpg)