Kesbangpol Kepri Gelar Rakor Forum Kewaspadaan Dini Jelang Pemilu 2024
BADAN Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepri menggelar Rapat Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Provinsi Kepri Tahun 2023
Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepri menggelar Rapat Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Provinsi Kepri Tahun 2023.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Kota Tanjungpinang pada Selasa, 18 Juli 2023. Rapat koordinasi ini dibukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara mewakili Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad.
Dapat kata sambutannya, Adi Prihantara mengatakan rapat koordinasi ini bertujuan untuk mendorong terciptanya stabilitas keamanan dan terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di daerah serta mengantisipasi berbagai bentuk Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) dalam pelaksanaan Tahapan dan Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024.
Atas dasar itu maka perlu adanya peningkatan kewaspadaan dini melalui deteksi dini dan cegah dini di daerah dengan melibatkan peran serta dan koordinasi antar instansi terkait bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di daerah baik provinsi sampai ke tingkat kabupaten/kota dan kecamatan. “Sinergi dan koordinasi diperlukan sebagai bahan pertimbangan dalam melaksanakan sebuah upaya atau tindakan yang akan diambil oleh masing-masing,” ungkap Adi Prihantara.
Menurut Adi Prihantara, semakin dekatnya pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024, para pengurus FKDM Provinsi dan FKDM Kabupaten/ Kota hingga pengurus FKDM Tingkat Kecamatan dituntut untuk mewujudkan situasi Kamtibmas. Caranya adalah memberikan edukasi dalam tiga peran.
Pertama, menjadi edukator, yaitu dengan melakukan pembinaan atau memberikan pendidikan kepada masyarakat dalam menggunakan hak konstitusionalnya demi kemajuan bangsa dan daerahnya serta mengkampanyekan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 agar tetap berjalan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Kedua, menjadi agregator, yaitu dengan melakukan edukasi terkait dengan cara cara dalam menyampaikan aspirasi, saran, masukkan yang baik dan benar di dalam tatanan berdemokrasi di negara kita agar keseimbangan/pemerataan pembangunan tercipta secara berkeadilan dengan tetap menjaga situasi daerah yang kondusif. “Ketiga, menjadi akselerator, yaitu turut menjadi sosial kontrol di masyarakat ketika pemerintah sedang melaksanakan percepatan pembangunan agar tercipta keadilan dan kesetaraan dalam membangun kesejahteraan,” tegas Sekretaris Daerah Provinsi Kepri itu.
Ketua pantia acara sekaligus Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepri, Raja Heri Mokhrizal mengatakan, tema rapat koordinasi tersebut adalah “Penguatan FKDM Dalam Deteksi Dini AGHT Pada Tahapan dan Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 di Wilayah Kepri”. Tujuan akhir rapat koordinasi yang melibatkan seluruh stakeholder itu adalah mewujudkan pendidikan politik yang benar kepada masyarakat menjelang Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024.
Raja Heri Mokhrizal kemudian mengajak seluruh masyarakat untuk bersama wujudkan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Provinsi Kepulauan Riau yang aman, damai dan bermartabat. Dia juga sekaligus mengajak semua pihak untuk menghindari kampanye hitam, politik uang, menahan diri terhadap berita hoaks/ berita yang belum diyakini kebenarannya, menghindari politik yang bisa memunculkan isu SARA, menghindari politik identitas yang dapat merugikan pihak tertentu dan tidak terpancing terhadap beberapa provokasi/hasutan dari pihak lain. “Mari bersama kita tingkatkan partisipasi pemilih serta menjaga situasi kamtibmas pada Pemilu dan Pilkada serentak Tahun 2024,” pesan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepri itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Penyerahan-Bendera-Merah-Putih-Oleh-Bapak-Sekretaris.jpg)