BATAM TERKINI
Ikon Welcome to Batam Tetap Terlihat Meski ada Pembangunan Kawasan Properti The Living Peak
Direktur PT Barelang Jaya Mandiri Tjondro Yuwono mengungkapkan proses pembangunan kawasan komersil The Living Peak
Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Eko Setiawan
Ikon Kota Batam 'Welcome to Batam' Tetap keliatan meskipun ada Pembangunan Kawasan Properti The Living Peak
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Direktur PT Barelang Jaya Mandiri Tjondro Yuwono mengungkapkan proses pembangunan kawasan komersil The Living Peak di kawasan landmark Kota Batam, "Welcome to Batam" sudah mendapat izin dari Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Tjondro mengungkapkan, tulisan atau ikon Kota Batam itu tidak akan tertutup bangunan yang mereka miliki.
"Izin kita (The Living Peak) lengkap dan bangunan ruko, hotel serta apartemen kita nanti tidak akan menutupi Welcome to Batam," ujar Tjondro kepada Tribunbatam.id, Kamis, 30 November 2023 di kantor Galeri Marketing The Living Peak.

Tjondro mengatakan, di lokasi seluas sekitar 2700 meter persegi tersebut akan dibangun tidak saja pertokoan, hotel, dan apartemen, namun juga akan dibangun Museum BJ Habibie.
"Kita juga akan bangun Museum BJ Habibie di kawasan tersebut," ujar Tjondro. Namun rencanan pembangunan keseluruhan properti tersebut akan memakan waktu yang tak singkat. Bisa mencapai 5 hingga 7 tahunan.
Tjondro memastikan posisi apartemen sekitar 20 lantai serta hotel nantinya lebih ke pinggir sehingga tidak menutupi Welcome to Batam. "Kita agak ke pinggir sehingga tak menutupi," ujar dia.
Tjondro mengetahui bahwa pemerintah daerah tidak membolehkan adanya bangunan yang menutupi ikon Kota Batam tersebut. Tjondro menambahkan pembangunan properti di kawasan tersebut akan didesaign sedemikian rupa karena berada di pusat pemerintahan Kota Batam dan bersebelahan dengan Masjid Agung Kota Batam.
Mahasiswi Ungkap Beratnya Jadi Guru di Pulau, Ini Respons Wali Kota Batam |
![]() |
---|
Amsakar Jawab Tuntutan Mahasiswa, Ajak Sosialisasi Kesadaran Warga soal Sampah dan Banjir |
![]() |
---|
BEM SI Kepri Nilai Kebijakan Investasi Batam Jauh dari Kepentingan Rakyat |
![]() |
---|
Batam Jadi Tempat Penyelundupan Manusia, Sepanjang Tahun Polda Kepri Tangkap 84 Mafia TKI |
![]() |
---|
Bahas RKUHAP, DPR RI Kumpulkan Aparat Penegak Hukum di Kepri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.