Selasa, 21 April 2026

BATAM TERKINI

Sambut Hari Jadi Batam, Walikota Minta Tempat Usaha Pasang Umbul umbul

Hari Jadi Batam ke-194 pada 18 Desember 2023 bakal disambut meriah. Berikut sejumlah agenda yang telah disusun.

TribunBatam.id/Argianto DA Nugroho
HARI JADI BATAM - Walikota Batam, Muhammad Rudi mengungkap sejumlah agenda menyambut hari jadi Batam ke-194 pada 18 Desember 2023. Foto Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi bersama rombongan saat berziarah ke Makam Zuriat Nong Isa di Kecamatan Nongsa, Kamis (15/12/2022). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemko Batam mewajibkan seluruh pegawai pemerintah untuk memakai Baju Melayu selama perayaan Hari Jadi.

Ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap sejarah dan budaya Batam.

Seperti diketahui, Kota Batam, Provinsi Kepri akan merayakan Hari Jadi (HJB) ke-194 pada tanggal 18 Desember 2023.

Baju Melayu adalah pakaian tradisional masyarakat Melayu yang merupakan salah satu suku asli di Batam.

Pakaian ini terdiri dari baju kurung, celana panjang, dan kain samping untuk pria, serta baju kurung, kain sarung, dan selendang untuk wanita.

Baju Melayu biasanya dipakai pada acara-acara resmi atau adat, seperti pernikahan, khitanan, atau hari besar agama.

Baca juga: Semarak Nongsa Kreasi 2023 Jelang Perayaan Hari Jadi Batam Diisi Pawai dan Lomba

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, penggunaan baju Melayu ini bertujuan untuk melestarikan dan mengenalkan budaya Melayu kepada generasi muda dan masyarakat luas.

Ia berharap, dengan memakai baju Melayu, warga Batam dapat merasakan kebanggaan dan kecintaan terhadap kota mereka.

"Seluruh Pegawai Pemerintah Kota Batam memakai baju Melayu terhitung mulai tanggal 11 Desember hingga 18 Desember 2023 dan berpartisipasi dalam setiap rangkaian HJB ke-194," ujar Wali kota Batam, Senin (10/12/2023).

Rudi juga mengajak semua warga Batam untuk menyemarakkan perayaan HJB ke-194 dengan mengikuti berbagai acara yang diselenggarakan oleh Pemko Batam.

Salah satu acara yang menjadi sorotan adalah Pawai Budaya yang akan menampilkan beragam kesenian dan kebudayaan dari berbagai suku dan etnis yang hidup di Batam.

"Pawai Budaya ini akan menunjukkan keragaman dan kekayaan budaya yang ada di Batam. Ini juga sebagai wujud penghargaan kita kepada para pendiri dan pejuang kemerdekaan Batam yang telah berjasa bagi kota ini," ujarnya.

Baca juga: Lomba Menulis Peringatan Hari Jadi Batam ke-193 Ditutup, Ada 100 Karya Terkumpul

Selain Pawai Budaya, acara lain yang akan digelar dalam rangka HJB ke-194 adalah Ziarah Makam Zuriat Nong Isa, upacara HJB, Rapat Paripurna Istimewa, dan Malam Anugerah Batam Madani.

Kemudian Ziarah Makam Zuriat Nong Isa adalah kunjungan ke makam para leluhur masyarakat Melayu Batam yang berada di Pulau Penyengat, Tanjungpinang.

Upacara HJB adalah upacara resmi yang dihadiri oleh pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya. Rapat Paripurna Istimewa adalah rapat yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam untuk menyampaikan pidato kenegaraan Wali Kota Batam.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved