BATAM TERKINI
Pastikan Mudik Nataru Berjalan Lancar, Kemenhub Kolaborasi Lintas Sektoral
Koordinasi yang dilakaukan mulai dari pelayanan dan pengamanan di darat hingga pelayaran antar pulau di Kepri dan juga ke luar Kepri.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pastikan mudik Natal dan Tahun Baru dari Kepri keberbagai tujuan berjalan lancar. Kementerian perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Provinsi Kepulauan Riau (BPTD Kelas II Kepri) bangun koordinasi Lintas Sektoral.
Koordinasi yang dilakaukan mulai dari pelayanan dan pengamanan di darat hingga pelayaran antar pulau di Kepri dan juga ke luar Kepri.
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Provinsi Kepulauan Riau (BPTD Kelas II Kepri) Dini Kusumahati Damarintan menjelaskan koordinasi yang mereka laksanakan untuk melancarkan arus mudik selama Nataru.
"Untuk arus mudik Nataru akan dimulai pada Selasa (19/12/203) sampai dengan Selasa (2/1/2024) yang akan datang. Jadi selama 14 hari kita akan melaksanakan kegiatan bersama sesuai bidang masing- masing. Dan kita akan membangun pos terpadu di pelabuhan Roro Punggur dan juga Roro Tanjunguban," kata Dini.
Kolaborasi yang dilaksanakan untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik khususnya yang menggunakan jasa angkutan kapal Roro, baik dalam Provinsi Kepri dan juga ke luar Provinsi Kepri.
Adapun kolaborasi yang dilaksanakan Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Provinsi Kepulauan Riau bersama instansi di Kepri mulai dari BMKG, Damri, ASDP, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, PUPR, Polda Kepri dan Jembatan Nusantara.
"Harapan kita melalui kerjasama dan kolaborasi ini, arus mudik Natal dan Tahun Baru berjalan lancar. Dan setiap kendala yang dialami dilapangan bisa teratasi dengan Baik," kata Dini.
Sementara di tempat yang sama General Manager Angkutan Sungai dan Penyeberangan (ASDP) Batam, Nana Sutisna mengatakan pihaknya menyiapkan 20 tambahan kapal roro.
“Kami menyiapkan 14 kapal milik ASDP dan 6 kapal milik JN (Jembatan Nusantara) Ferry,” ungkap Nana.
Sementara khusus penyeberangan Punggur Tanjunguban, akan di percepat selama 15 menit, dimana biasanya berangkat setiap jam, dan saat mudik Natal dan Tahun baru waktu keberangakan setiap 45 menit.
"Selain itu kita juga akan mengoperasikan satu kapal khusus pengguna sepeda motor. Jadi penumpangnya bisa muat banyak," kata Nana.
Sementara untuk tujua Pakning dan Kuala Tungkal sistemnya wajib pesan tiket." Jadi tidak ada penumpukan di pelabuhan. Kalau sudah pesan tiket bisa datang kepelabuhan, kalau belum pesan tiket sampai kapanpun kita tidak akan layani," kata Nana. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2023-12-16-at-105238.jpg)