BATAM TERKINI
Hari Jadi Batam Setiap 18 Desember, Berikut Puncak Peringatan HJB ke - 194
Hari Jadi Batam atau HJB ke-194 diperingati setiap 18 Desember setiap tahunnya. Berikut rangkaian dan acara puncak HUT Batam tahun ini.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kota Batam, Provinsi Kepri merayakan hari jadinya ke-194 hari ini, Senin (18/12/2023).
Terus Melaju Menuju Batam Kota Baru adalah tema yang dipilih oleh Pemko Batam untuk menggambarkan visi dan misi kota ini dalam menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.
Batam Kota Baru adalah konsep pembangunan kota yang berorientasi pada kualitas hidup, lingkungan, dan ekonomi yang berkelanjutan.
Berbagai acara sebelumnya telah diselenggarakan untuk merayakan hari jadi Batam ini.
Ketua Panitia Pelaksana Hari Jadi Batam ke-194, Yusfa Hendri mengatakan, terdapat pawai budaya yang diikuti sedikitnya 11.200 peserta dari perwakilan elemen masyarakat termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam, Sabtu (16/12).
Pawai budaya memperingati Hari Jadi Batam ke-194 dimulai pukul 15.00 WIB, yang berpusat di Dataran Engku Putri.
"Pawai budaya ini diiktui mulai dari OPD, organisasi masyarakat, pelajar hingga paguyuban yang ada di Kota Batam," kata Yusfa.
Beberapa hari sebelumnya, Walikota Batam bersama Forkopimda ziarah ke Maka, Zuriat Nong Isa di Kecamatan Hongsa, Rabu (13/12).
Ziarah ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan menjelang Hari Jadi Batam (HJB). Pada ziarah makam tersebut dilakukan prosesi tabur bunga, siram air dan doa bersama.
Ziarah makam Zuriat Nong Isa ini juga menjadi momentum untuk mengenang sejarah penetapan hari jadi Kota Batam.
Yang bermula dari pemberian kuasa kepada Nong Isa (Raja Isa) oleh Kerajaan Riau Lingga pada 22 Jumadil Akhir 1245 Hijriah atau bersamaan dengan 18 Desember 1829 Masehi.
Baca juga: Sambut Hari Jadi Batam, Walikota Minta Tempat Usaha Pasang Umbul umbul
Kemudian dilanjutkan dengan malam anugerah Batam madani (16/12/2023).
Upacara Hari Jadi Batam ke-194, dan rapat paripurna istimewa (18/12/2023),
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pawai budaya ini menunjukkan bahwa Kota Batam penuh dengan keberagaman mulai dari suku, budaya dan agama, sehingga perlu dijaga ketentraman dan kenyamanan dalam bermasyarakat.
"Batam merupakan miniatur Indonesia, semua suku, agama, dan budaya ada di sini. Pawai budaya ini menunjukkan keindahan keberagaman yang ada di Batam," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/WhatsApp-Image-2023-12-17-at-134818.jpg)