JOKI IMEI DI BATAM
Pengusaha HP Batam Pesan 60 Unit iPhone Dari Singapura, Berani Bayar Joki Demi Dapatkan IMEI
Terungkap dari hasil pemeriksaan, Pengusaha HP di Batam pesan 60 Unit iPhone unntuk dibawa ke Batam. LK Rela bayar Mahal demi dapat IMEI
Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Dwi Ramadanto mengatakan, untukn tahap awal pemeriksaan memang pra Joki IMEI ini diupah Rp 300 ribu.
"Modusnya itu menawarkan di Pelabuhan Singapura kepada para penumpang yang hendak menyebrang ke Batam. Kini akan terus dalami kasus ini," tegasnya.
Untuk Joki yang diamankan terserbut adalah MR, LAT, dan JR. Ketiga orang tersebut membawa HP atas perintah Ir.
Tidak sampai disana, IR ternyata diperintahkan oleh pemain besar HP bekas di Batam yang berinisial LK.
Ditangkap di Pelabuhan Batam Centre
Satreskrim Polresta Barelang gerak cepat setelah viralnya penyelundupan HP ilegal dari Singapura ke Kota Batam, Kepulauan Riau.
Ada lima orang yang diamankan dalam kasus kejahatan IMEI oleh Polresta Barelang.
Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Muhamad Ramadanto saat dikonfirmasi Satreskrim Polresta Barelang, Rabu (27/12/2023) membenarkan hal tersebut.
Penangkapan sendiri dilakukan oleh Satreskrim Polresta Barelang di Pelabuhan Internasional Batam Centre.
"Benar kita sudah mengamankan para pelaku. Semuanya berjumlah lima orang," sebut Ramadanto saat dikonfirmasi Tribun Batam.
Kelima orang tersebut yakni, MR, LAT, JR, IR dan terakhir LK.
Dalam penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan 12 unit HP yang dibawa pelaku ketika hendak di daftarkan di Pelabuhan Batam Centre.
"Kita masih melakukan BAP terhadap sejumlah pelaku. Kemudian kita akan lakukan gelar perkara untuk melanjutkan kasus tersebut," tegas Ramadanto.(Tribunbatam.id/Setiawan_koe)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Dwi-Ramadanto_.jpg)