Senin, 8 Juni 2026

Doa Pelunas Hutang

Doa Pelunas Hutang Bahasa Arab Lengkap dengan Artinya Agar Pinjaman Cepat Selesai

Doa pelunas hutang bisa dipanjatkan agar utang segera lunas. Perlu diketahui juga cara terhindar hutang dengan pengelolaan yang bijak

Tayang: | Diperbarui:
Freepik.com
Ilustrasi doa pelunas hutang 

TRIBUNBATAM.id - Himpitan ekonomi kadang membuat kita terjerat pada hutang. Selain berusaha, sebaiknya kita mengetahui doa pelunas hutang agar utang cepat lunas.

Doa pelunas hutang merupakan upaya kita meminta rezeki kepada Allah SWT.

Dengan limpahan rezeki, maka kita bisa melunasi hutang-hutang yang membuat pusing. 

Doa melunasi hutang pertama diajarkan kepada Ali bin Abi Thalib RA. Berikutnya bacaan doanya.

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

"Allahummak fini bi halalika ‘an haramika wa aghnini bifadhlika ‘aman siwaka,".

Artinya:

"Ya Allah! Cukupilah aku dengan rezekiMu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Percayalah aku dengan karuniaMu (hingga aku tidak minta) kepada selainMu.” (HR Tirmidzi),".

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Rajab, Doa Bulan Rajab Agar Dipertemukan dengan Bulan Ramadan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ
الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Allahumma inni audzubika minal hammi wal hazani wa ‘audzubika minal ‘ajzi wal kasali wa audzubika minal jubni wal bukhli wa audzubika min ghalabatid daini wa qahrir rijali.

Artinya:

“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kekhawatiran dan kesedihan dan saya berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan dan saya berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir, dan saya berlindung kepada-Mu dari keutamaan agama dan menaklukkan orang-orang berkata, Saya dapat melakukannya, Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahamulia, dan telah melunasi utangku kepadaku.” (HR Dawud).

Doa Pembuka Pintu Rezeki

Doa Pertama

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba’dahu. Robbi a’udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri

Artinya:
“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di alam kubur.” (HR. Muslim no. 2723)

Doa Kedua

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa

Artinya:
“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (HR. Ibnu Majah, no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322)
Doa ini diamalkan setelah melaksanakan salat subuh.

Doa Ketiga

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak

Artinya:
“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563)

Doa Keempat

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاهْدِني ، وَعَافِني ، وَارْزُقْنِي

Allahummaghfirlii, warhamnii, wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii

Artinya:
“Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk padaku, selamatkanlah aku (dari berbagai penyakit), dan berikanlah rezeki kepadaku.” (HR. Muslim no. 2697)

Doa Kelima

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي وَأطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ، وَأحْسِنْ عَمَلِي وَاغْفِرْ لِي
Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii wa athil hayaatii ‘ala tho’atik wa ahsin ‘amalii wagh-fir lii

Artinya:
“Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku.” (HR. Bukhari no. 6334 dan Muslim no. 2480).

Nah setelah hutang lunas, segeralah perbaiki pola kehidupan agar tidak lagi terjerat hutang.

Berikut ini tips terhindar utang

1. Cek pemasukan dan pengeluaran

Ukur kemampuan keuanganmu, berapa pemasukan dan pengeluaran rutin bulanan.

Catat berapa pemasukan baik dari pekerjaan rutin maupun pekerjaan sampingan.

Setelah itu catat juga pengeluran kamu.

2. Jangan belanja berlebihan

Salah satu penyebab kita terjerat hutang adalah kebiasaan belanja berlebihan.

Kita terbawa nafsu dalam belanja. Sering kali kita belanja apa yang kita inginkan, bukan yang dibutuhkan.

Padahal kondisi ini tidak baik, apalagi kamu tidak memiliki dana yang lebih. 

Jadi, jika kamu ingin lebih hemat dan menghindari kebiasaan utang sebaiknya jangan mudah tergoda belanja hanya karena nafsu belaka.

4. Bayarkan utang tepat waktu

Nah bagi yang sudah terlanjur berhutang, cobalah membayar hutang tepat waktu.

Sehingga kamu akan terhindar dari denda. 

5. Skala prioritas

Bikin skala prioritas dalam kebutuhan. Dengan membuat skala prioritas maka kamu akan lebih bijak dalam pengeluaran.

Tetapkan tujuan keuangan di masa depan. Misalnya, mempersiapkan dana untuk persiapan pernikahan, membeli rumah, pendidikan anak, atau dana pensiun.

6. Dana darurat

Dana darurat kadang dilupakan, padahal perannya sangat penting.

Memang agak sulit membuat dana darurat terlebih dengan penghasilan tidak banyak.

Tapi cobalah membuat dana darurat meskipun sedikit demi sedikit.

Dana darurat ini berfungsi apabila kita ada pengeluaran mendadak. Sehingga tidak akan terjerat utang kartu kredit dan lainnya.

Yuk kita mulai mengelola dana kita agar tidak terjerat utang.(*)

Baca berita Tribun Batam lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved