Rabu, 3 Juni 2026

KEBAKARAN DI ANAMBAS

Damkar Sempat Alami Kendala Ketika Padamkan Kebakaran di Anambas

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Anambas, Wan Makhdar mengungkap, butuh waktu dua jam api baru dapat dijinakkan.

Tayang:
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Anambas Wan Makhdar (kaus biru) saat dikonfirmasi 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kebakaran melahap satu unit rumah di Anambas, Senin (29/1/2024) baru padam sekira pukul 20.46 Wib.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Anambas, Wan Makhdar mengungkap, butuh waktu dua jam api baru dapat dijinakkan.

"Kami terima laporan warga sekira pukul 18.58 Wib dan personil lansung bergegas tiba ke lokasi sekira pukul 19.10 Wib," ucapnya saat dikonfirmasi.

Dia menjelaskan, untuk pemadaman itu pihaknya menurunkan 30 personil serta tiga unit mesin portable lengkap dengan 6 gulungan selang.

Dalam aksi pemadaman tersebut, pihaknya mengaku sempat mengalami kendala karena sulitnya mesin untuk dihidupkan.

"Mesin-mesin kita ini usianya sudah tua. Meskipun kita sering rawat tetap saja kadang lama hidupnya. Tapi alhamdulillah semuanya bisa hidup dan difungsikan," jelasnya.

Baca juga: Kebakaran di Anambas, Warga Cerita Sempat Tercium Bau Kabel Terbakar

Baca juga: BREAKING NEWS, Kebakaran di Anambas, Rumah di Komplek TNI AL Ludes Dilalap Api

Ia menjelaskan, mesin portable air yang berusia lama tersebut merupakan inventaris lama saat Dinas Damkar masih tergabung di Satpol PP Anambas.

"Kami sudah usulkan pengadaannya ke pemerintah termasuk dewan lewat dana aspirasinya. Tapi karena kendala keuangan daerah yang terbatas usulan mesin dan armada belum dapat terealisasi," ungkapnya.

Saat upaya pemadaman itu, pihaknya pun turut dibantu warga, TNI dan Polri setempat.

Taktis pemadaman juga terbantu dengan adanya sumber air dari aliran parit besar di area lokasi.

Dari informasi yang dihimpun pihaknya, alasan penyebab kebakaran diduga karena korsleting aliran listrik.

"Dalam insiden tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material ditaksir hampir berkisar Rp 300 juta an lah," terang Wan Makhdar. (Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

 

Baca berita lainya di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved