Senin, 1 Juni 2026

ABK KAPAL IKAN DITANGKAP WARGA

ABK Kapal Ikan di Anambas Ditangkap Warga, Diduga Intip Gadis Mandi dan Curi Pakaian Dalam

Ketua RT 001/RW 004 Desa Tarempa Timur, Anambas, Zamiri mengatakan, ABS pertama kali beraksi pada Jumat (29/5/2026) malam di rumah warga berinsial Ar.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Ihsan Imaduddin
DIBAWA POLISI - ABK kapal ikan asal Sumut, ASH saat hendak dibawa polisi ke Polsek Siantan di Anambas usai dikepung warga di Pos Penjagaan Pelabuhan Perikanan Antang, Sabtu (30/5/2026) malam 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Insiden tidak menyenangkan terjadi di Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). 

Seorang anak buah kapal (ABK) kapal ikan asal Sumatra Utara diamankan warga, setelah diduga mengintip anak gadis yang sedang mandi dan mencuri pakaian dalam milik warga.

Pelaku diketahui berinisial ASH alias Angkut yang bekerja sebagai ABK di KM Surya 6. 

Aksinya sempat membuat resah warga setempat karena diduga dilakukan lebih dari satu kali.

Ketua RT 001/RW 004 Desa Tarempa Timur, Zamiri mengatakan, ABS pertama kali beraksi pada Jumat (29/5/2026) malam di rumah warga berinsial Ar.

Saat itu pelaku diduga masuk ke lingkungan rumah warga dan bersembunyi untuk mengamati aktivitas penghuni rumah.

Namun aksi pertama tersebut gagal, setelah keberadaan pelaku diketahui warga. Pelaku berhasil melarikan diri dan hanya meninggalkan pakaian serta sandal di lokasi kejadian.

"Dua kali dia beraksi di rumah Bang Ar. Yang pertama itu pelaku berhasil kabur. Hanya sisakan pakaian dan sandalnya saja. Langsung dibakar sama warga. Dia kabur hanya mengenakan celana dalam," kata Zamiri kepada TribunBatam.id, Senin (1/6/2026).

Setelah kejadian pertama, warga mulai meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemantauan di sekitar rumah korban untuk mengantisipasi pelaku kembali datang.

Kecurigaan warga terbukti ketika pelaku kembali diduga melakukan aksi serupa pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Saat itu, warga melihat pelaku berada di dalam rumah korban, dan langsung melakukan pengejaran.

Menyadari keberadaannya diketahui warga, pelaku berusaha melarikan diri menuju kapal tempatnya bekerja melalui jalur laut. 

Kondisi air laut yang sedang surut membuat pelaku berlari melewati kawasan pesisir untuk menghindari kejaran warga.

"Dia kabur mau ke kapal, kebetulan air kering, surut. Pelaku kabur lewat laut, namun tak berhasil karena sudah dikepung sama warga," ujar pria yang baru saja terpilih menjadi Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Tarempa Timur itu.

Warga akhirnya berhasil mengamankan pelaku sebelum yang bersangkutan mencapai kapal. Untuk menghindari amukan massa, pelaku langsung dibawa ke Pos Penjagaan Pelabuhan Perikanan Antang.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved