Rabu, 22 April 2026

DISKOMINFO KEPRI

Pembangunan Kepri di Bawah Nakhoda Ansar Ahmad - Marlin Agustina

Tanggal 25 Februari 2024 ini genap tiga tahun Kepemimpinan Ansar Ahmad dan Marlin Agustina menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
ist.
Gubernur Kepri dan Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina. Berikut capaian kinerja mereka dalam tiga tahun terakhir. 

Kemudian bicara mengenai realisasi investasi tahun 2023, Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai angka Rp.8.856,6 miliar dengan 5.353 proyek dan Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar USD764,1 juta dengan 1.753 proyek.

Berbagai peningkatan indikator makro tersebut juga dipengaruhi Jumlah wisatawan mancanegara yang terus meningkat pasca pandemi, 758.154 orang pada tahun 2022 dan 1.338.874 orang di tahun 2023.

Angka tersebut meningkat drastis dari angka 3.103 orang di tahun 2021.

Dengan komitmen Ansar mewujudkan misinya yang kelima, “Mempercepat konektivitas antar pulau dan pembangunan infrastruktur kawasan”.

Baca juga: Warga Desa Dendun Bintan Senang, Pemprov Kepri Bantu Dua Unit Mesin Genset

Lalu rasio konektivitas aspek perhubungan di Kepri pada tahun 2023 pun berada di angka 0,60 poin, meningkat dari tahun 2022 di angka 0,56 poin.

Kemudian persentase jalan dalam kondisi Mantap sebesar 80,78 persen di tahun 2023, meningkat dari tahun 2022 sebesar 80,78 persen. Lalu dengan program Kepri Terang, rasio elektrifikasi juga terus meningkat, 94,50 persen pada tahun 2021, 96,32 persen pada tahun 2022, dan 97,50 persen pada tahun 2023.

Ansar Ahmad mengatakan, berbagai capaian indikator pembangunan makro di Provinsi Kepri tidak terlepas dari berbagai kebijakan strategis yang sudah diambil oleh Pemerintah Provinsi Kepri selama masa kepemimpinannya di tiga tahun ini.

“Kita semua masyarakat Kepri harus banyak bersyukur karena Kepri ini jadi sorotan daerah lain setelah berbagai prestasi yang kita raih. Dan apapun yang sudah kita capai tidak terlepas dari sejumlah kebijakan strategis yang sudah kita laksanakan selama ini,” kata Ansar.

Adapun sejumlah program strategis unggulan Ansar dan Marlin yang berhasil mendongkrak capaian indikator pembangunan makro Kepri yang dia maksud.

Di antaranya adalah keberadaan Rumah Singgah di Jakarta dan Batam dengan fasilitas lengkap untuk membantu masyarakat yang akan berobat.

Dan ini disediaan gratis untuk seluruh masyarakat Kepri. Kemudian Pemprov kepri juga telah membuka layanan pemasangan ring jantung di RSUD Raja Ahmad Tabib.

Sehingga masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke luar Kepri untuk pemasangan ring jantung.

Baca juga: LAM Riau Puji Revitalisasi Pulau Penyengat oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad

Bahkan Pemprov kepri juga telah menjalin kerjasama dengan RS dr. Sarjito Yogyakarta demi pelayanan yang lebih baik di RSUD Raja Ahmad Tabib.

Tidak hanya itu, untuk peningkatan layanan Kesehatan lainnya, Pemprov kepri juga membangun Rumah Sakit Khusus Jiwa dan Ketergantungan Obat Tanjung Uban. Untuk masyarakat pesisir, Pemprov Kepri juga memberikan bantuan ambulance laut di Lingga sebanyak dua unit.

Lebih lanjut, Ansar juga ingin agar Tanjungpinang, Ibukota Provinsi Kepri lebih dikenal luas. Untuk itu, berbagai objek penting di Kota Tanjungpinang menjadi prioritas dalam revitaslisasi dalam masa kepemimpinannya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved